MEDIAAKSI.COM — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Universitas Slamet Riyadi Surakarta melaksanakan kegiatan edukasi digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai upaya mendorong pengembangan usaha melalui pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan tersebut dilakukan melalui kolaborasi program kerja berupa edukasi penggunaan QRIS serta pemanfaatan TikTok Affiliate untuk membantu memperluas pemasaran produk UMKM.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan edukasi kepada UMKM Bu Tinny yang berada di daerah Ngepringan, Jenar, Sragen, Jawa Tengah. Bu Tinny menjadi salah satu pelaku usaha yang memproduksi berbagai kerajinan berbahan rajutan. Produk yang dihasilkan kemudian dikembangkan menjadi berbagai barang bernilai jual, seperti tas rajutan dan aksesori.
Edukasi pertama berfokus pada pemanfaatan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai salah satu metode pembayaran digital. Mahasiswa memberikan pemahaman mengenai cara menerima pembayaran menggunakan QRIS serta cara melakukan penarikan dana dari transaksi yang masuk.
Pemanfaatan QRIS diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM dalam menerima pembayaran dari pelanggan sekaligus mengikuti perkembangan sistem pembayaran yang semakin mengarah ke transaksi digital.
Selain edukasi mengenai pembayaran digital, kegiatan tersebut juga dilengkapi dengan edukasi mengenai strategi pemasaran melalui TikTok Affiliate. Program ini dilaksanakan secara kolaboratif bersama Fauzan Akmal Cenny Geraldo, yang memberikan pendampingan mengenai cara memperkenalkan dan memasarkan produk UMKM melalui konten digital.
Melalui TikTok Affiliate, produk kerajinan UMKM Bu Tinny berpotensi diperkenalkan kepada masyarakat yang lebih luas melalui konten kreator maupun pengguna TikTok. Produk seperti tas dan aksesori rajutan dapat ditampilkan dalam konten yang menarik sehingga diharapkan mampu meningkatkan jangkauan promosi dan membuka peluang pasar baru.
Kolaborasi kedua program tersebut menjadi salah satu bentuk upaya mahasiswa KKN dalam membantu UMKM beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital. Digitalisasi tidak hanya diterapkan pada aspek transaksi melalui QRIS, tetapi juga pada aspek pemasaran dengan memanfaatkan media sosial dan sistem afiliasi.
Mahasiswa berharap edukasi yang diberikan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh UMKM Bu Tinny, sehingga produk-produk kerajinan lokal tidak hanya dikenal di lingkungan sekitar, tetapi juga memiliki kesempatan untuk menjangkau konsumen yang lebih luas melalui platform digital.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi sebagai sarana pembayaran, promosi, dan pengembangan usaha di era digital.
Penulis : Renald Fuji Cahyono & Fauzan Akmal Cenny Geraldo. Mahasiswa Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Slamet Riyadi Surakarta







