Mahasiswa Politeknik Negeri Madiun Kembangkan Robot Cerdas Dukung Keselamatan Kerja dan Inspeksi Industri

MEDIAAKSI.COM – Perkembangan industri modern membawa tantangan besar dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Area kerja dengan tingkat risiko tinggi membutuhkan teknologi pendukung yang mampu membantu proses inspeksi secara lebih aman, cepat, dan efektif.

Melihat kebutuhan tersebut, mahasiswa Politeknik Negeri Madiun melalui Tim AVERO menghadirkan inovasi berupa robot cerdas yang dirancang untuk mendukung proses inspeksi keselamatan kerja di lingkungan industri.

Robot ini dikembangkan sebagai teknologi pendukung yang mampu bergerak secara mandiri untuk membantu pemantauan area kerja. Dengan kemampuan tersebut, robot dapat membantu proses pemeriksaan pada lokasi yang memiliki potensi risiko bagi pekerja.

Bacaan Lainnya

Tidak hanya bergerak dan melakukan pemantauan area, robot ini juga dilengkapi sistem pengolahan data visual yang membantu mengenali penggunaan alat pelindung diri (APD) pekerja. Hal ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung budaya keselamatan kerja di lingkungan industri.

Selain memantau aspek keselamatan pekerja, robot tersebut juga dirancang untuk membantu mengamati kondisi lingkungan kerja, seperti potensi paparan gas, tingkat kebisingan, dan kondisi pencahayaan area industri.

Tim AVERO menjelaskan bahwa inovasi ini tidak bertujuan menggantikan peran manusia, melainkan menjadi teknologi pendukung yang membantu meningkatkan efektivitas proses inspeksi keselamatan kerja.

“Teknologi ini diharapkan dapat membantu pekerja dan pihak industri dalam melakukan pemantauan keselamatan secara lebih mudah dan aman,” ungkapnya.

Melalui inovasi ini, mahasiswa Politeknik Negeri Madiun menunjukkan bahwa perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk menjawab kebutuhan nyata dunia industri.

Melalui inovasi ini, mahasiswa Politeknik Negeri Madiun menunjukkan bahwa teknologi robotika dan kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan sebagai solusi pendukung untuk menciptakan lingkungan industri yang lebih aman dan mendukung penerapan konsep zero accident.

  • Muhamad Gattan Herlambang, Jurusan Teknik Komputer Kontrol Fakultas Teknik, Politeknik Negeri Madiun.

Pos terkait