Sinergi Edukasi FISINERGY 2026 : Dorong Kreativitas Anak-anak Desa Donowarih melalui Ecoprint dan Pembelajaran Keagamaan

Gambar Gravatar

MEDIAAKSI.COM – Sebagai kegiatan pengabdian masyarakat yang mengusung semangat kolaborasi dan pemberdayaan, FISINERGY 2026 menghadirkan berbagai program edukatif bagi masyarakat Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang (BEM FIS UM) melalui program FISINERGY 2026 (FIS in Energy with Society). Berbagai program yang dilaksanakan berfokus pada bidang pendidikan, lingkungan, sosial, dan ekonomi guna memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

Salah satu program unggulan dalam bidang pendidikan adalah pelatihan pembuatan ecoprint di SDN 02 Donowarih dan pengajaran di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Kedua kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak-anak Desa Donowarih. Melalui pendekatan yang kreatif dan interaktif, mahasiswa berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kreativitas, serta kepedulian terhadap lingkungan dan nilai-nilai keagamaan.

Kegiatan pembuatan ecoprint dilaksanakan bersama siswa kelas V SDN 02 Donowarih pada tanggal 06 Juni 2026. Ecoprint merupakan teknik mencetak motif alami pada kain menggunakan daun, bunga, maupun bagian tumbuhan lainnya yang memiliki pigmen warna. Dalam kegiatan ini, mahasiswa mengajak para siswa mengenal proses pembuatan ecoprint mulai dari pemilihan daun dan bunga, penyusunan pola pada kain tote bag, hingga proses pencetakan motif menggunakan teknik sederhana yang ramah lingkungan.

Sebelum praktik dimulai, para siswa diberikan penjelasan mengenai konsep ecoprint dan manfaatnya dalam mendukung gaya hidup yang lebih peduli terhadap lingkungan. Mahasiswa menjelaskan bahwa berbagai jenis tumbuhan di sekitar mereka dapat dimanfaatkan menjadi karya seni yang memiliki nilai estetika sekaligus nilai ekonomi. Dengan demikian, siswa-siswi tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga memahami pentingnya menjaga kelestarian alam dan memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara bijaksana.

Antusiasme siswa terlihat sejak awal kegiatan, dengan penuh semangat siswa-siswi mencari dan memilih daun maupun bunga yang dianggap menarik untuk dijadikan motif pada tote bag. Berbagai bentuk daun dengan ukuran dan warna yang beragam disusun secara kreatif sesuai imajinasi masing-masing. Suasana belajar yang aktif dan menyenangkan membuat para siswa lebih mudah memahami materi yang diberikan.

Hasil karya yang dihasilkan pun menunjukkan kreativitas yang luar biasa. Setiap tote bag memiliki motif unik yang berbeda satu sama lain, mencerminkan karakter dan ide kreatif dari masing-masing siswa. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran dapat dilakukan melalui metode yang menyenangkan, aplikatif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Selain menghasilkan karya yang dapat dibawa pulang sebagai kenang-kenangan, para siswa juga memperoleh pengalaman baru dalam mengolah bahan-bahan alami menjadi produk yang bernilai.

Selain pelatihan eco print, mahasiswa FISINERGY 2026 juga melaksanakan kegiatan pengajaran di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) setempat. Program ini bertujuan untuk mendukung pendidikan keagamaan anak-anak sekaligus memperkuat pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa berperan sebagai pendamping belajar yang membantu menyampaikan materi dengan metode yang menyenangkan.

Materi yang diberikan meliputi pembelajaran dasar keislaman, kisah-kisah teladan para sahabat Nabi Muhammad SAW, serta pembacaan nadham dalam kitab. Penyampaian materi dilakukan melalui berbagai pendekatan yang disesuaikan dengan usia dan karakter peserta didik. Selain metode ceramah ringan, mahasiswa juga mengajak anak-anak mengikuti diskusi kelompok, serta sesi tanya jawab yang disertai pemberian hadiah bagi peserta yang aktif.

Pendekatan tersebut berhasil menciptakan suasana belajar yang lebih hidup dan menyenangkan. Anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari mendengarkan cerita hingga menjawab pertanyaan yang diberikan. Interaksi yang terjalin antara mahasiswa dan peserta membuat proses pembelajaran berlangsung lebih akrab sehingga materi dapat diterima dengan lebih baik.

Melalui kegiatan TPQ ini, mahasiswa berharap dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan semangat belajar anak-anak sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini. Tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan, program ini juga diarahkan untuk membentuk karakter anak yang berakhlak mulia, memiliki rasa tanggung jawab, serta mampu menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui program di bidang pendidikan, kegiatan yang diciptakan tidak hanya dimaknai sebagai proses transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai sarana untuk membentuk kepedulian sosial, kreativitas, kesadaran lingkungan, dan karakter yang kuat. Oleh karena itu, kedua program tersebut dipilih sebagai upaya untuk memberikan pengalaman belajar yang seimbang bagi anak-anak Desa Donowarih.

Kehadiran mahasiswa melalui program FISINERGY 2026 juga mendapat sambutan positif dari pihak sekolah, pengajar TPQ maupun masyarakat setempat. Bapak Ary Widy Hartono selaku Sekertaris Desa Donowarih mengapresiasi berbagai kegiatan yang telah diselenggarakan oleh FISINERGY 2026. Menurutnya, program yang dibawa mahasiswa dinilai mampu memberikan pengalaman baru  bagi masyarakat, terkhusunya di bidang pendidikan bisa bermanfaat bagi anak-anak. Selain itu, program dalam bidang pendidikan tersebut dinilai mampu mendorong anak-anak untuk lebih aktif belajar, berkreasi, dan mengenal potensi yang ada di lingkungan sekitar.

Dengan terlaksananya program ini, diharapkan anak-anak Desa Donowarih memperoleh pengalaman belajar yang berkesan serta mampu mengembangkan kreativitas, kepedulian terhadap lingkungan, dan nilai-nilai keagamaan yang akan menjadi bekal penting bagi masa depan mereka.. Sinergi antara pendidikan lingkungan melalui eco print dan pendidikan karakter melalui TPQ menjadi contoh bahwa proses belajar dapat diwujudkan melalui berbagai pendekatan yang kreatif, menyenangkan, dan bermakna. Diharapkan melalui program FISINERGY 2026 dapat melahirkan berbagai kegiatan yang tidak hanya bermanfaat dalam jangka pendek, tetapi juga memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

  • Shofi Putri Habillah, S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang

Pos terkait