MEDIAAKSI.COM – Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Posko 18 Desa Ngawen bersama Karang Taruna Desa Ngawen melaksanakan kegiatan penanaman bibit pohon tabebuya dan sirsak di area lapangan serta sepanjang pinggir jalan Desa Ngawen pada Jumat (29/5/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya menciptakan desa yang lebih hijau, asri, dan nyaman bagi masyarakat.
Kegiatan penanaman diawali dengan persiapan lahan dan pembagian bibit kepada peserta. Mahasiswa KKN dan anggota Karang Taruna bekerja sama menanam puluhan bibit pohon tabebuya dan sirsak di beberapa titik strategis. Pohon tabebuya dipilih karena memiliki nilai estetika yang tinggi dengan bunga berwarna-warni yang indah saat mekar, sedangkan pohon sirsak dipilih karena memiliki manfaat ekonomi dan kesehatan bagi masyarakat.
Suasana gotong royong terlihat selama kegiatan berlangsung. Para peserta dengan penuh semangat menggali lubang, menanam bibit, serta memberikan pupuk dan penyiraman awal agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan.
Alfris selaku Koordinator Divisi Kesehatan dan Lingkungan KKN UIN Walisongo Semarang Posko 18 Desa Ngawen menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon merupakan salah satu program yang bertujuan memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Pohon yang ditanam hari ini diharapkan dapat memberikan manfaat di masa depan, baik dari segi keindahan lingkungan maupun manfaat lainnya bagi warga Desa Ngawen,” ujarnya.
Ketua Karang Taruna Desa Ngawen juga menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap pohon-pohon yang telah ditanam dapat dirawat bersama oleh masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi dengan mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 18. Kegiatan ini tidak hanya memperindah lingkungan desa, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap alam. Semoga bibit yang ditanam dapat tumbuh subur dan menjadi manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Salah satu anggota Karang Taruna yang turut berpartisipasi mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan penghijauan tersebut.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena selain menambah keindahan desa, kami juga belajar pentingnya menjaga lingkungan. Semoga ke depan semakin banyak kegiatan positif seperti ini yang melibatkan pemuda desa,” ungkapnya.
Melalui kegiatan penanaman bibit pohon tabebuya dan sirsak ini, KKN UIN Walisongo Semarang Posko 18 bersama Karang Taruna Desa Ngawen berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan serta mewujudkan Desa Ngawen yang lebih hijau, sehat, dan nyaman untuk generasi mendatang.
Penulis : Dwi Rahma, Mahasiswa Jurusan Akuntansi Syariah, UIN Walisongo Semarang






