Bikin Gempar CFD Malang, Ini Trik Kreatif Mahasiswa UMM Promosikan Acaranya

MEDIAAKSI.COM – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar aktivasi sosialisasi di Car Free Day (CFD) Kota Malang, Sabtu (27/06/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari praktikum mata kuliah Public Relations, sekaligus menjadi rangkaian promosi untuk acara bertajuk “Blink Box Dating” yang akan digelar di Djavu Coffee.

Dalam aktivasi tersebut, mahasiswa mendirikan sebuah standee berbentuk siluet pasangan sebagai media interaksi dengan pengunjung CFD. Standee ini difungsikan sebagai sarana bagi warga untuk menuliskan pesan atau perasaan pribadi mereka soal hubungan, yang kemudian ditempelkan langsung pada standee tersebut.

Panitia menyediakan tumpukan sticky note warna-warni beserta alat tulis di sekitar standee. Warga yang berolahraga maupun berjalan-jalan di area CFD diajak untuk berhenti sejenak, menuliskan pesan pribadinya, lalu menempelkannya di standee. Sebagai bentuk apresiasi, setiap warga yang berpartisipasi diberikan makanan ringan secara gratis oleh panitia.

Untuk memancing partisipasi, panitia terlebih dahulu menempelkan pesan pembuka pada standee tersebut, yakni ajakan untuk turut hadir dalam acara “Blink Box Dating” di Djavu Coffee. Ajakan ini kemudian disambut antusias oleh warga, ditandai dengan banyaknya sticky note yang terkumpul dalam waktu singkat.

Sejumlah pesan yang dituliskan warga di antaranya berisi harapan untuk kembali menjalin hubungan, ungkapan rasa rindu, keinginan mengakhiri hubungan pertemanan yang menggantung, hingga rasa syukur atas hubungan yang telah bertahan bertahun-tahun.

Aktivasi di CFD ini sengaja dirancang dengan konsep yang berbeda dari acara puncaknya. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan rasa penasaran masyarakat terhadap “Blink Box Dating” sebelum acara utamanya digelar.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa UMM berkesempatan untuk menerapkan langsung ilmu Public Relations yang diperoleh di bangku perkuliahan, khususnya dalam merancang strategi promosi dan membangun interaksi langsung dengan masyarakat.

  • Miranda Tri Ardiani, Jurusan Ilmu Komuniasi, Universitas Muhammadiyah Malang

Pos terkait