Mahasiswa FKM Unhas Perkenalkan Program PBL melalui Seminar Awal di Desa Cipotakari Sidenreng Rappang

MEDIAAKSI.COM – Mahasiswa Praktik Belajar Lapangan (PBL) I Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Desa Cipotakari menyelenggarakan Seminar Awal pada Senin (6/7/2026) di Kantor Desa Cipotakari, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang. Kegiatan ini menjadi tahapan pembuka dalam pelaksanaan PBL yang bertujuan memperkenalkan program kerja mahasiswa kepada pemerintah desa dan masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Seminar tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Cipotakari, Zainal, S.I.P., beserta perangkat desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan mahasiswa PBL I FKM Universitas Hasanuddin. Kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan Dr. Healthy Hidayanty, S.K.M., M.Kes., selaku dosen pembimbing lapangan yang memberikan arahan selama proses pelaksanaan PBL.

Dalam pemaparannya, mahasiswa memperkenalkan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin serta menjelaskan tujuan dan mekanisme pelaksanaan Praktik Belajar Lapangan. Selain itu, mahasiswa menyampaikan tahapan kegiatan yang akan dilakukan selama berada di Desa Cipotakari, meliputi pengenalan wilayah, pengumpulan data melalui survei dan observasi, analisis situasi kesehatan masyarakat, penentuan prioritas permasalahan kesehatan, hingga penyusunan rekomendasi dan rencana intervensi yang akan dipresentasikan pada seminar berikutnya.

Seminar Awal menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian PBL karena berfungsi sebagai media komunikasi antara mahasiswa dengan pemerintah desa serta berbagai unsur masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh gambaran awal mengenai kondisi desa sekaligus membangun koordinasi agar seluruh program yang direncanakan dapat terlaksana secara efektif dengan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan.

Koordinator Posko PBL Desa Cipotakari, Rahmawati, menyampaikan bahwa Seminar Awal tidak hanya menjadi wadah untuk memperkenalkan program kerja mahasiswa, tetapi juga sebagai langkah awal membangun kemitraan dengan pemerintah desa dan masyarakat.

Seminar Awal ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan pelaksanaan Praktik Belajar Lapangan kepada masyarakat Desa Cipotakari. Kami berharap komunikasi dan kerja sama yang baik dapat terjalin antara mahasiswa, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat sehingga seluruh rangkaian kegiatan PBL dapat berjalan dengan lancar serta menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Desa Cipotakari,” ujar Rahmawati selaku Koordinator Posko PBL Desa Cipotakari.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Cipotakari, Zainal, S.I.P., menyampaikan harapan agar pelaksanaan Praktik Belajar Lapangan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di lapangan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi melalui gagasan, tenaga, dan program yang berdampak positif bagi pembangunan desa.

Kami berharap kehadiran mahasiswa PBL Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Cipotakari. Selain melaksanakan program yang telah direncanakan, kami juga berharap mahasiswa turut menjaga kelestarian lingkungan, menghormati nilai-nilai dan budaya masyarakat setempat, serta senantiasa menjaga nama baik almamater Universitas Hasanuddin melalui sikap yang santun, bertanggung jawab, dan profesional. Semoga seluruh rangkaian kegiatan PBL dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun masyarakat, ungkap Zainal.

Melalui Seminar Awal ini, mahasiswa juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif selama proses pengumpulan data dan pelaksanaan kegiatan PBL. Keterlibatan masyarakat diharapkan dapat menghasilkan data yang akurat sehingga program yang disusun benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Desa Cipotakari.

Praktik Belajar Lapangan merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu kesehatan masyarakat secara langsung, meningkatkan kemampuan dalam menganalisis permasalahan kesehatan, serta menyusun program intervensi berbasis bukti (evidence-based).

Pelaksanaan Seminar Awal ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, serta Tujuan 17, yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Melalui sinergi yang telah terbangun sejak Seminar Awal, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan PBL I FKM Universitas Hasanuddin di Desa Cipotakari dapat terlaksana dengan baik dan menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat sebagai salah satu referensi dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat di Desa Cipotakari.

Pos terkait