MEDIAAKSI.COM – Pemerintah Indonesia dan Mesir resmi melakukan pembahasan mendalam mengenai peningkatan kuota beasiswa bagi mahasiswa serta penguatan kolaborasi antarlembaga pendidikan kedua negara.
Pertemuan strategis ini dilakukan oleh Menteri Luar Negeri RI Sugiono bersama Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty di sela-sela rangkaian agenda ASEAN Foreign Ministers’ Meeting, Post-Ministerial Conferences and Related Meetings (AMM-PMC) yang berlangsung di Manila, Filipina, Jumat (24/7/2026).
Selain fokus pada sektor pendidikan, kedua delegasi juga mengeksplorasi potensi penguatan kemitraan di berbagai bidang krusial lainnya. Bidang-bidang tersebut mencakup sektor perdagangan, investasi, industri, kesehatan, energi, hingga riset yang dinilai mampu memberikan dampak positif bagi kedua negara.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan urgensi dari langkah ini sebagai upaya konkret mempererat hubungan antarnegara. “Hal ini penting untuk mempercepat realisasi kerja sama Indonesia-Mesir yang saling menguntungkan,” ujar Sugiono pada Jumat (24/7/2026).
Fokus penguatan hubungan bilateral
Diskusi tersebut juga menjadi wadah koordinasi terkait persiapan kunjungan Presiden Mesir ke Indonesia yang akan datang. Pemerintah Indonesia berharap kunjungan tersebut dapat menghasilkan capaian nyata yang memperkokoh Kemitraan Strategis yang telah terjalin.
Kedua menteri turut bertukar pandangan terkait dinamika global dan regional. Mereka sepakat bahwa penyelesaian berbagai tantangan dunia harus mengedepankan dialog, kerja sama, dan kepatuhan terhadap hukum internasional.
Menutup pertemuan, Sugiono menekankan kembali pentingnya hubungan historis antara kedua bangsa. “Sebagaimana yang selalu disampaikan Presiden Prabowo, Mesir bukan hanya mitra diplomatik Indonesia, tetapi juga mitra sejarah. Berangkat dari fondasi tersebut, kami menantikan masa depan kerja sama Indonesia-Mesir yang semakin erat,” ungkap Sugiono pada Jumat (24/7/2026).







