Kalahkan 185 Finalis, Muhammad Ope Mubarak Borong 3 Penghargaan di Edutalk Fair Competition UNDIP

MEDIAAKSI.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh sivitas akademika Universitas Bengkulu (UNIB) di kancah nasional. Muhammad Ope Mubarak, mahasiswa program studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum UNIVERSITAS BENGKULU, sukses memborong tiga penghargaan sekaligus dalam ajang bergengsi “Edutalk Fair Essay Competition 3” yang diselenggarakan oleh Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang, Jawa Tengah.

Ajang kompetisi tingkat nasional ini berlangsung dengan sangat kompetitif. Ope harus bersaing ketat dan beradu gagasan dengan 185 finalis mahasiswa yang berasal dari berbagai universitas ternama di seluruh penjuru Indonesia. Namun, ide-ide inovatifnya yang solutif berhasil memikat dewan juri.

Dalam ajang tersebut, Ope berhasil menyabet Silver Medal melalui karya esai inovatifnya yang berjudul “TRAJANG (Terampil Berbahasa & Beraksara Rejang): Inovasi Edutech Berbasis AI dan Gamifikasi Guna Merevitalisasi Identitas Kultural Bahasa Daerah pada Suku Rejang Guna Mendukung Pencapaian SDGs”.

Aplikasi TRAJANG tidak hanya memenangkan medali perak, tetapi visualisasi gagasannya yang apik juga berhasil membawa pulang penghargaan Best Favorit Poster. Gagasan ini dinilai brilian karena mampu mengkolaborasi teknologi mutakhir berupa Kecerdasan Buatan (AI) dengan pelestarian Bahasa, Aksara Kaganga suku Rejang & budaya lokal Bengkulu.

Seolah tak cukup dengan satu inovasi, Ope juga berhasil menorehkan prestasi ganda dengan meraih Bronze Medal lewat karya esai keduanya. Mengusung judul “Dari Ilusi ke Investasi: INVESTREK Sebagai Strategi Pengalihan Perilaku Judi Online Guna Mendukung Pencapaian SDGs di Era Ekonomi Digital”, karya ini menawarkan solusi atas isu sosial yang tengah marak di masyarakat. Gagasan platform InvesTrek menawarkan pendekatan gamifikasi finansial yang dirancang untuk mengalihkan generasi muda dari jerat judi online menuju kebiasaan investasi yang sehat.

“Alhamdulillah, saya sangat bangga & bersyukur bisa membawa nama Fakultas Hukum UNIVERSITAS BENGKULU di kancah Nasional. Semoga inovasi seperti TRAJANG dan InvesTrek ini tidak hanya sekadar menjadi gagasan di atas kertas, tetapi perlahan bisa dikembangkan untuk memberikan manfaat nyata, khususnya dalam pelestarian bahasa daerah rejang Bengkulu dan penyelesaian masalah sosial terhadap judi online.” ungkap Ope saat menceritakan pengalamannya.

Keberhasilan memborong tiga penghargaan ini membuktikan bahwa kapasitas mahasiswa Ilmu Hukum tidak hanya terbatas pada analisis pasal dan undang-undang. Prestasi ini menunjukkan kemampuan untuk berpikir out of the box dan berinovasi melintasi batas disiplin ilmu demi memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Kemenangan hattrick di UNDIP ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UNIB memiliki daya saing tinggi di level nasional. Sebagai pesan bagi sesama generasi muda, Ope membagikan prinsip utamanya:

“Tak perlu berteriak keras agar eksistensimu diakui, biarkan kesuksesan dan karyamu kelak yang bersuara paling tinggi.”

Raihan prestasi gemilang di UNDIP ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat dan inspirasi bagi seluruh mahasiswa Universitas Bengkulu lainnya untuk terus berani berkarya, bersaing, dan mengharumkan nama Fakultas & Universitas serta membawa nama baik Provinsi Bengkulu.

Bagi pembaca yang penasaran dengan detail inovasi ini, ingin berdiskusi lebih lanjut, atau sekadar ingin melihat keseharian inspiratif dari mahasiswa berprestasi ini, silakan langsung kepoin Instagram Ope di @m_phe14 (https://www.instagram.com/m_phe14?igsh=MWozczc0OXpyMnY1YQ==)

Raihan prestasi gemilang di UNDIP ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat dan inspirasi bagi seluruh mahasiswa Universitas Bengkulu lainnya untuk terus berani berkarya, bersaing, dan mengharumkan nama Fakultas & Universitas serta membawa nama baik Provinsi Bengkulu.

  • Muhammad Ope Mubarak, Jurusan Ilmu Hukum Fakultas Hukum, Universitas Bengkulu

Pos terkait