MEDIAAKSI.COM– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sunan Ampel Surabaya Kelompok 271 menggelar sosialisasi Program Kampung Pancasila yang dirangkaikan dengan edukasi penggunaan QRIS kepada ibu-ibu PKK RT 7 RW 5 Kelurahan Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, pada Minggu (12/7/2026) pukul 09.00 WIB di mushola Salafiyah.
Kegiatan ini bertujuan mengingatkan kembali empat kelompok kerja dalam Program Kampung Pancasila sekaligus memperkenalkan pemanfaatan QRIS sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap penguatan bidang ekonomi masyarakat. Materi disampaikan secara santai dan interaktif agar mudah dipahami oleh peserta.
Dalam penyampaian materi, mahasiswa menjelaskan bahwa Kampung Pancasila tidak hanya berfokus pada satu aspek, tetapi mencakup empat kelompok kerja utama, yaitu lingkungan, kemasyarakatan, sosial budaya, dan ekonomi.
Pada bidang lingkungan, mahasiswa menyampaikan bahwa semangat menjaga kebersihan telah terlihat melalui kegiatan piket rutin di setiap RT pada kebun joss milik RW 5. Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, mahasiswa KKN juga menjalankan program kerja berupa penyediaan bank sampah di beberapa RW wilayah Kelurahan Jemur Wonosari sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah.
Sementara itu, pada bidang kemasyarakatan dan sosial budaya, mahasiswa turut berbagi pengalaman selama menjalankan KKN. Selama hampir satu bulan berada di lingkungan RW 5, mahasiswa berkesempatan mengikuti berbagai kegiatan warga, mulai dari khataman Al-Qur’an, rembuk warga, pengajian, hingga kegiatan dalam rangka menyambut Bulan Muharram. Kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk lebih dekat dengan masyarakat.
Pada sesi bidang ekonomi, mahasiswa memperkenalkan QRIS sebagai salah satu alternatif pembayaran digital yang dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh pelaku UMKM, tetapi juga dalam berbagai kegiatan masyarakat seperti pembayaran iuran PKK, arisan, kas RT/RW, hingga infak dan sedekah di mushola.
Penyampaian materi mendapat respons positif dari peserta. Salah seorang ibu peserta bahkan menunjukkan ketertarikannya untuk langsung membuat QRIS setelah sosialisasi selesai. Namun, proses pendaftaran belum dapat dilakukan saat itu karena yang bersangkutan tidak membawa KTP sebagai salah satu persyaratan administrasi.
Dalam sesi diskusi, peserta juga aktif mengajukan pertanyaan mengenai penggunaan QRIS. Salah satu pertanyaan yang muncul adalah mengenai apakah QRIS dapat dibuat melalui semua bank. Mahasiswa menjelaskan bahwa masyarakat dapat memperoleh layanan QRIS melalui berbagai bank maupun penyedia jasa pembayaran yang telah bekerja sama dengan sistem QRIS sehingga masyarakat memiliki banyak pilihan sesuai kebutuhan.
Ketua RT 7, Ibu Shofia, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN UIN Sunan Ampel Surabaya atas terselenggaranya kegiatan tersebut
“Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN yang telah memberikan sosialisasi mengenai Kampung Pancasila sekaligus memperkenalkan QRIS kepada ibu-ibu PKK. Semoga informasi yang disampaikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Setelah sesi sosialisasi berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan agenda rutin iuran PKK sebelum mahasiswa berpamitan kepada seluruh peserta.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap masyarakat semakin memahami bahwa perkembangan transaksi digital dapat dimanfaatkan sebagai pelengkap pembayaran tunai dalam kehidupan sehari-hari. QRIS diharapkan tidak hanya mendukung perkembangan UMKM, tetapi juga mempermudah berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari pembayaran iuran, arisan, hingga donasi di lingkungan sekitar.
-
Aisyah Farah Diana, Amitasya Andriani, Zahwa Nabila, UIN Sunan Ampel Surabaya







