Langkah Awal Pengabdian: Resmi Dimulainya UMBBM Tematik di Desa Karanganyar

MEDIAAKSI.COM— Koperasi Desa Merah Putih Desa Karanganyar, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, tampak lebih ramai dari biasanya pada Kamis (18/6/2026). Warga dari berbagai dusun mulai berdatangan sejak pagi hari untuk mengambil bantuan pangan yang disalurkan melalui Pemerintah Desa Karanganyar. Di tengah proses penyaluran tersebut, 15 mahasiswa UMBBM Tematik Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang turut membantu jalannya distribusi agar berlangsung tertib dan lancar.

Mahasiswa UMBBM Tematik Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang bersama Pemerintah Desa Karanganyar sebelum pelaksanaan penyaluran bantuan pangan.

Bantuan pangan yang disalurkan berupa 20 kilogram beras Bulog dan 4 liter minyak goreng untuk setiap keluarga penerima manfaat. Secara keseluruhan, bantuan diberikan kepada sekitar 1.000 kepala keluarga yang tersebar di lima dusun di Desa Karanganyar. Jumlah penerima yang cukup besar membuat pemerintah desa menerapkan sistem pengambilan secara bergiliran berdasarkan dusun masing-masing. Melalui pengaturan tersebut, warga dapat mengambil bantuan sesuai jadwal yang telah ditentukan sehingga antrean dapat terkelola dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih efektif.

Sejak loket pelayanan dibuka, perangkat desa bersama mahasiswa mulai melayani warga yang datang membawa dokumen persyaratan. Sebelum menerima bantuan, setiap penerima terlebih dahulu menjalani proses verifikasi data guna memastikan bantuan diterima oleh pihak yang berhak. Mahasiswa UMBBM terlihat membantu proses pengecekan data, mengarahkan warga menuju lokasi pengambilan, serta memastikan alur distribusi berjalan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.

Mahasiswa UMBBM membantu proses administrasi dan verifikasi data penerima bantuan pangan di Koperasi Desa Merah Putih Desa Karanganyar. 

Kehadiran mahasiswa memberikan dukungan yang cukup berarti, terutama mengingat jumlah penerima yang mencapai ribuan kepala keluarga. Selain membantu administrasi dan pengaturan antrean, mereka juga mendampingi warga lanjut usia yang membutuhkan bantuan selama proses pengambilan berlangsung. Beberapa mahasiswa turut membantu mengangkat beras maupun minyak goreng menuju kendaraan atau lokasi penjemputan keluarga penerima. Suasana gotong royong terlihat sepanjang penyaluran berlangsung, mencerminkan kerja sama yang baik antara pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat.

Bagi mahasiswa UMBBM Tematik Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang, keterlibatan dalam penyaluran bantuan pangan menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang selama ini mereka laksanakan di Desa Karanganyar. Interaksi secara langsung dengan warga memberikan pengalaman berharga dalam memahami kondisi sosial masyarakat sekaligus memperkuat nilai kepedulian dan tanggung jawab sosial. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat juga menjadi bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung berbagai program yang dilaksanakan di tingkat desa.

Proses penyerahan bantuan pangan kepada masyarakat penerima manfaat yang terdiri atas beras Bulog dan minyak goreng.

Antusiasme masyarakat terlihat selama proses penyaluran berlangsung. Warga dari masing-masing dusun datang sesuai jadwal yang telah ditentukan sehingga tidak terjadi penumpukan di lokasi pengambilan. Sistem tersebut dinilai mampu memperlancar distribusi bantuan sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang hadir. Dengan koordinasi yang baik antara seluruh pihak yang terlibat, proses penyaluran dapat berjalan secara tertib mulai pagi hingga seluruh bantuan tersalurkan kepada para penerima manfaat.

Kerja sama antara Pemerintah Desa Karanganyar dan mahasiswa UMBBM Tematik Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat. Melalui dukungan berbagai pihak, penyaluran bantuan pangan dapat berlangsung dengan lancar dan tepat sasaran. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, bantuan tersebut diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga sekaligus menjadi wujud perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan warga.

Penyaluran bantuan pangan yang berlangsung di Koperasi Desa Merah Putih Desa Karanganyar tidak hanya menjadi momen distribusi bantuan kepada masyarakat, tetapi juga memperlihatkan semangat kebersamaan yang masih terjaga di lingkungan desa. Sinergi antara pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat menjadi gambaran nyata bahwa kerja sama dan gotong royong tetap menjadi kekuatan utama dalam mendukung kesejahteraan bersama.

  • Zamzam Aditrio, Jurusan Teknologi Pendidikan, Universitas Negeri Malang

Pos terkait