Apple Kembangkan Kacamata Berteknologi AI yang Bisa Melihat Dunia

Gambar Gravatar

KANALBERITA.COM – Apple sedang mengembangkan kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan di California untuk memperluas kemampuan asisten virtual Siri agar dapat memahami lingkungan visual pengguna secara langsung. Perangkat inovatif yang terintegrasi dengan Apple Intelligence ini diproyeksikan menjadi platform komputasi masa depan dan dijadwalkan meluncur secara global pada akhir tahun 2027.

Teknologi utama yang diusung dalam perangkat wearable ini adalah Visual Intelligence yang memungkinkan sistem memahami objek, lokasi, hingga teks di depan mata pengguna. Kemampuan tersebut mengubah fungsi Siri yang sebelumnya hanya merespons perintah suara menjadi asisten yang mampu menganalisis aktivitas yang sedang dilihat oleh pemakainya.

Pengguna nantinya dapat mengarahkan pandangan ke sebuah bangunan atau restoran untuk mendapatkan informasi detail mengenai menu dan ulasan secara instan melalui kacamata tersebut. Selain itu, kecerdasan buatan pada perangkat ini dirancang untuk mampu menerjemahkan bahasa asing pada papan informasi serta membantu pencarian barang fisik di dalam ruangan.

Bacaan Lainnya

Langkah pengembangan ini merupakan bagian dari visi besar perusahaan dalam memperkuat ekosistem Apple Intelligence agar lebih personal dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Apple terlihat sangat berhati-hati dalam memastikan teknologi visual ini benar-benar matang sebelum resmi diperkenalkan ke hadapan publik.

Penyesuaian Jadwal Rilis dan Tantangan Industri Komputasi

Meskipun sempat diprediksi muncul pada akhir 2026, laporan terbaru menunjukkan bahwa jadwal peluncuran kacamata pintar ini diundur hingga akhir tahun 2027. Penundaan tersebut diyakini berkaitan dengan proses penyempurnaan fitur analisis visual yang menjadi nilai jual utama untuk bersaing di pasar teknologi wearable.

Kehadiran produk baru ini akan memicu persaingan ketat dengan Meta yang sudah lebih dulu memasarkan kacamata pintar hasil kolaborasi bersama Ray-Ban. Para pengamat industri meyakini bahwa kacamata pintar berbasis AI memiliki potensi besar untuk menjadi platform komputasi utama berikutnya setelah era smartphone yang telah mendominasi selama dua dekade terakhir.

Pos terkait