MEDIAAKSI.COM – Mahasiswa KKN Posko 18 Desa Ngawen UIN Walisongo Semarang menggelar kegiatan nonton bareng film edukasi bertajuk “Sang Penerang Desa” dan “TOPI” pada Minggu (17/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh anak-anak warga sekitar Desa Ngawen khususnya di Dusun Peturen yang tampak antusias mengikuti acara dari awal hingga selesai.
Nobar film edukasi ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN Posko 18 Desa Ngawen dalam bidang pendidikan dan keagaaman. Melalui media film, mahasiswa KKN berharap anak-anak dapat memperoleh hiburan yang mendidik sekaligus menanamkan nilai moral dan karakter positif sejak dini.
Acara dilaksanakan pada malam hari dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Anak-anak terlihat berkumpul dengan semangat untuk menyaksikan film yang diputar menggunakan layar proyektor yang telah disiapkan oleh mahasiswa KKN.
Koordinator divisi pendidikan dan keagamaan KKN Posko 18 Desa Ngawen menyampaikan bahwa kegiatan nobar dipilih sebagai sarana hiburan edukatif yang lebih menarik bagi anak-anak.
“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang menyenangkan tetapi tetap memiliki nilai pendidikan dan pesan moral bagi anak-anak,” ujarnya.
Film “Sang Penerang Desa” menyoroti inovasi, kemandirian desa, dan upaya menciptakan perubahan positif dengan memanfaatkan potensi alam secara berkelanjutan. Sementara film “TOPI” menyampaikan pesan tentang pentingnya tata krama, sopan santun, dan budi pekerti luhur.
Selama pemutaran film, anak-anak tampak menikmati jalannya cerita. Suasana semakin meriah ketika beberapa adegan lucu muncul dan mengundang tawa para penonton. Mahasiswa KKN juga turut mendampingi anak-anak selama kegiatan berlangsung agar suasana tetap tertib dan nyaman.
Salah satu anak yang mengikuti kegiatan mengaku senang dapat menonton film bersama teman-temannya.
“Senang sekali, filmnya seru dan bisa nonton ramai-ramai,” ujar salah seorang peserta nobar.
Kegiatan nobar kemudian ditutup dengan sesi kuis seputar isi dan pesan moral dari film yang telah ditayangkan. Anak-anak terlihat sangat antusias mengangkat tangan untuk menjawab pertanyaan yang diberikan oleh mahasiswa KKN.
Bagi peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar, panitia memberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat bagi anak-anak agar lebih aktif dan berani berpendapat.
“Anak-anak jadi lebih semangat karena ada kuis dan hadiah. Selain menonton, mereka juga belajar memahami isi film,” ungkap salah satu anggota KKN.
Suasana semakin ramai dan penuh keceriaan saat hadiah dibagikan kepada para peserta. Anak-anak tampak senang dan bersemangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.
Mahasiswa KKN berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana hiburan positif bagi anak-anak sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat sekitar.
“Kami berharap kegiatan sederhana ini bisa memberikan kebahagiaan bagi anak-anak dan menjadi pengalaman yang menyenangkan selama pelaksanaan KKN di Desa Ngawen,” tambah salah satu anggota KKN.
Kegiatan nobar berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari warga sekitar. Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Posko 18 Desa Ngawen berharap dapat terus menghadirkan kegiatan edukatif dan kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak di lingkungan Desa Ngawen.
Penulis : Dwi Rahma, Mahasiswa Jurusan Akuntansi Syariah UIN Walisongo Semarang







