MEDIAAKSI.COM– Samsung dilaporkan tengah mengembangkan kacamata pintar yang rencananya akan diperkenalkan pada akhir tahun ini. Perangkat ini akan menjadi produk kedua Samsung di dalam ekosistem Android XR, yang dikembangkan khusus untuk realitas campuran.
Informasi mengenai perangkat ini muncul dari bocoran gambar unit uji coba yang beredar, menampilkan kacamata pintar dengan desain menyerupai produk dari Meta Ray-Ban dan Google Gemini. Perangkat ini akan beroperasi menggunakan platform Android XR, sebuah sistem operasi yang dirancang untuk headset dan kacamata pintar.
Model yang saat ini sedang diuji memiliki nama kode “Jinju” dan belum dilengkapi layar internal. Samsung juga dikabarkan tengah menyiapkan model lain bernama “Haean” yang akan hadir dengan layar micro-LED dan dijadwalkan rilis pada tahun 2027. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Samsung untuk memperluas lini perangkat wearable berbasis kecerdasan buatan (AI) mereka.
Kacamata pintar Samsung ini diprediksi akan terintegrasi penuh dengan Gemini AI. Dengan integrasi ini, pengguna akan dapat memanfaatkan berbagai fitur canggih, seperti menerjemahkan informasi visual, mengambil foto, mendapatkan informasi cuaca terkini, hingga menerima panduan arah melalui Google Maps secara langsung dari kacamata mereka.
Kolaborasi Desain dan Spesifikasi Unggulan
Samsung dilaporkan menjalin kerja sama dengan produsen kacamata ternama seperti Warby Parker dan Gentle Monster untuk urusan desain bingkai kacamata pintar ini. Berdasarkan bocoran spesifikasi, perangkat ini akan ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon AR1 dan didukung oleh baterai berkapasitas 155mAh.
Untuk kemampuan fotografi, kacamata pintar ini akan dilengkapi dengan kamera Sony IMX681 beresolusi 12 megapiksel. Selain itu, perangkat ini juga mendukung konektivitas WiFi dan Bluetooth 5.3, memastikan koneksi yang stabil dan cepat.
Dengan bobot sekitar 50 gram, kacamata ini dirancang agar nyaman digunakan dalam jangka waktu lama. Teknologi speaker directional dan potensi penggunaan bone-conduction untuk audio akan memberikan pengalaman suara yang imersif tanpa mengganggu pendengaran.
Salah satu fitur menarik lainnya adalah lensa photochromic yang dapat secara otomatis menyesuaikan kegelapannya berdasarkan kondisi cahaya lingkungan, memberikan kenyamanan visual optimal bagi pengguna. Untuk model awal yang akan diluncurkan tahun ini, Samsung memutuskan untuk tidak menyertakan layar, namun varian yang lebih premium dengan layar diproyeksikan akan hadir pada tahun 2027.
Peluncuran resmi kacamata pintar Samsung ini kemungkinan akan dilakukan pada ajang Galaxy Unpacked di bulan Juli mendatang, bersamaan dengan peluncuran produk andalan lainnya seperti Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Flip 8, dan Galaxy Watch 9. Meskipun demikian, pengumuman publik kemungkinan akan dilakukan lebih dulu sebelum ketersediaan komersial di pasar.







