Universitas Airlangga Berkolaborasi dengan OIC Perkuat Riset Perubahan Iklim

Gambar Gravatar

MEDIAAKSI.COM – Universitas Airlangga (Unair) secara resmi menjalin kemitraan strategis dengan Organization of Islamic Cooperation (OIC) Standing Committee on Scientific and Technological Cooperation (COMSTECH) untuk memperluas jangkauan penelitian internasional. Kerja sama ini difokuskan pada penguatan riset perubahan iklim dan kesehatan global yang melibatkan kolaborasi lintas negara.

Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Community Development Unair, Muhammad Miftahussurur, menyatakan bahwa sinergi ini bertujuan untuk mengintegrasikan peran universitas dengan kebutuhan industri secara global. Ia menuturkan bahwa Indonesia perlu mengadopsi pola pengembangan riset yang mampu mendekatkan institusi pendidikan dengan dunia industri melalui dukungan pakar bereputasi internasional, sebagaimana disampaikan pada Kamis (18/6/2026).

Melalui jaringan COMSTECH yang mencakup 44 negara, Unair kini memiliki akses lebih luas untuk berkolaborasi dengan lebih dari 50 perguruan tinggi di berbagai kawasan nontradisional, termasuk Afrika, Timur Tengah, dan Asia Selatan. Kemitraan ini diharapkan dapat meningkatkan standar penelitian melalui koneksi dengan para peneliti dunia yang memiliki indeks H-Index tinggi.

Bacaan Lainnya

Executive Secretary Community Development Unair, Ni Nyoman Tri Puspaningsih, menjelaskan bahwa isu lingkungan dan kesehatan tidak dapat dipisahkan dalam pendekatan multidisiplin. Menurutnya, tantangan polusi udara dalam rumah tangga di beberapa negara menjadi salah satu contoh nyata keterkaitan antara dampak iklim terhadap kesehatan masyarakat, sebagaimana diungkapkannya pada Kamis (18/6/2026).

Kolaborasi Multidisiplin Global

Unair memanfaatkan kekuatannya di bidang kesehatan, sains dan teknologi, ilmu hayati, serta ilmu sosial untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Sepanjang tahun 2026, universitas ini telah mengimplementasikan 10 program pengabdian masyarakat internasional yang tersebar di sejumlah negara seperti Malaysia, Thailand, Myanmar, Australia, Eswatini, hingga Nigeria.

Pendekatan multidisiplin tersebut diyakini menjadi modal utama bagi Unair dalam memberikan solusi atas berbagai tantangan global. Dengan mengombinasikan berbagai fakultas ilmu pengetahuan, Unair berupaya menciptakan inovasi yang dapat diaplikasikan langsung untuk menjawab kebutuhan dunia usaha dan kesejahteraan masyarakat global.

Pos terkait