MEDIAAKSI.COM – Desa Sungai Rotan, Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Ilir, menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sriwijaya (Unsri) tahun 2026.
Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih 30 hari, dimulai per tanggal 3 Juni hingga 2 Juli, sebagai bentuk implementasi tri dharma perguruan tinggi, yakni Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat.
Selama berada di Desa Sungai Rotan, mahasiswa Kelompok 36 PBL FKM Unsri menghadirkan program unggulan bertajuk PELITA: Peduli Lingkungan untuk Hidup Sehat. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam kegiatan pertanian serta pentingnya mengelola sampah sejak dari lingkungan rumah tangga.
Kegiatan PELITA dilaksanakan pada hari Senin tanggal 15 Juni 2026 di Depan Posko PBL 36 yang berlokasi di Dusun II RT 003 Desa Sungai Rotan. Kegiatan dihadiri oleh Perangkat Desa, Bidan Desa Rini Antika, Ibu Kader/PKK, serta masyarakat setempat dengan antusias meriah dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Kelompok 36 PBL FKM Unsri dan Perwakilan Perangkat Desa. Selanjutnya, mahasiswa memberikan edukasi terkait penerapan K3 yang aman dalam kegiatan pertanian dan edukasi mengenai pentingnya pemilahan sampah organik, anorganik, dan B3. Materi tersebut disampaikan secara sederhana agar mudah dipahami dan dapat langsung dipraktikkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak hanya edukasi saja, mahasiswa juga mengadakan demonstrasi pembuatan pupuk kompos dari sampah rumah tangga secara langsung. Warga diajak mempraktikkan langsung terkait langkah-langkah pembuatan kompos dengan harapan masyarakat dapat menjadi tahu, mau, dan sampai pada tahap mampu, sekaligus menghasilkan pupuk yang bermanfaat bagi tanaman.
Program PELITA disusun sesuai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Nomor 13 tentang Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan, Nomor 4 tentang Pendidikan yang Berkualitas, serta Nomor 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi.
Melalui program ini, mahasiswa mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan sekitar, seperti menggunakan APD memadai saat ke sawah serta menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), sebagai upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Semangat warga selama kegiatan berlangsung
Para warga terlihat antusias dalam sesi tanya jawab, terutama terkait langkah pembuatan kompos, hingga dalam memperebutkan doorprize yang telah dipersiapkan bagi peserta teraktif.
Salah satu warga, Fikriyanto (47), mengapresiasi kegiatan tersebut. “Kegiatannya bagus, kami berterima kasih kepada para adik mahasiswa (karena) sudah membuatkan kegiatan ini bagi masyarakat sekitar sini”, ujarnya
Mahasiswa PBL FKM Unsri berharap Program PELITA dapat menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan serta meningkatkan minat masyarakat dalam menerapkan ilmu K3 serta mampu dalam mengelola sampah rumah tangga
Tentunya, dengan dukungan pemerintah desa dan partisipasi masyarakat, budaya dan kebiasaan dalam mencintai kesehatan dan lingkungan diri sendiri diharapkan mampu terus berkembang dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
-
Fitriani Uswatun Hasana, Kesehatan Lingkungan FKM, Universitas Sriwijaya







