MEDIAAKSI.COM – Tiga mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) penerima beasiswa KIP Kuliah berhasil meraih gelar ganda atau double degree dari St. John’s University, Taiwan melalui program internasional INTENSE. Prestasi ini dicapai oleh Muchsin Maulana, Birrul Walidain Al Musthofa, dan Muhammad Halili yang berhasil menyelesaikan studi di luar negeri meskipun menghadapi tantangan keterbatasan ekonomi.
Program International Industrial Talents Education Special Program (INTENSE) merupakan bentuk kerja sama antara Unusa dan St. John’s University yang didukung oleh Kementerian Pendidikan Taiwan. Melalui inisiatif ini, para mahasiswa diberikan kesempatan untuk memperkuat kompetensi profesional mereka dalam lingkungan global sekaligus membangun jejaring industri internasional.
Ketiga mahasiswa tersebut bersama empat rekan lainnya dari Program Studi Sistem Informasi Unusa secara resmi diwisuda di Taiwan. Keberhasilan ini sekaligus menepis anggapan bahwa pendidikan internasional hanya dapat diakses oleh kalangan tertentu, mengingat mereka berangkat dengan dukungan beasiswa dari pemerintah.
Selama menjalani pendidikan di Taiwan, mereka harus beradaptasi dengan berbagai perubahan mulai dari perbedaan cuaca hingga kendala komunikasi. Proses belajar yang mereka lalui melibatkan interaksi lintas budaya serta peningkatan kemampuan bahasa asing agar mampu mengikuti kurikulum yang ditetapkan oleh universitas mitra.
Peluang Karier Global di Taiwan
Muhammad Halili mengungkapkan bahwa penguasaan bahasa Mandarin menjadi salah satu tantangan paling berat yang harus dihadapi di awal masa perkuliahan. “Awalnya cukup berat karena bahasa Mandarin dan lingkungan yang benar-benar baru, tetapi seiring waktu kami mulai terbiasa dan kemampuan bahasa Inggris maupun komunikasi kami semakin berkembang,” ujarnya pada Selasa (9/6).
Sementara itu, Birrul Walidain Al Musthofa menekankan pentingnya pengalaman praktis yang didapatkan melalui integrasi pendidikan dan dunia industri selama program berlangsung. “Kami bukan hanya kuliah, tetapi juga mendapatkan pengalaman kerja langsung di industri yang membuka wawasan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri untuk bersaing secara global,” katanya pada Selasa (9/6).
Muchsin Maulana juga merasa bersyukur atas kesempatan belajar di luar negeri yang difasilitasi oleh pihak kampus dan program beasiswa pemerintah. “Saya tidak pernah menyangka bisa sampai di titik ini karena kami belajar di lingkungan internasional dan memperoleh peluang karier yang lebih luas,” ungkapnya pada Selasa (9/6).
Rektor Unusa, Prof. Tri Yogi Yuwono, memberikan apresiasi atas pencapaian para mahasiswa tersebut yang mampu menunjukkan daya saing di kancah internasional. Setelah menyelesaikan pendidikan, para lulusan ini berencana untuk melanjutkan karier profesional mereka di Taiwan guna memperdalam pengalaman kerja di skala global.







