Bukan Sekedar Business Services, Lawgika.co.id Kini Hadir dengan Layanan Virtual Office dan Studio Podcast

Gambar Gravatar
Lawgika.co.id
Lawgika.co.id

MEDIAAKSI.COM –  Tren penggunaan virtual office terus berkembang pascapandemi. Jika sebelumnya kantor virtual hanya dipandang sebagai solusi efisiensi biaya operasional, kini layanan tersebut berubah menjadi bagian dari strategi bisnis modern yang lebih fleksibel dan terintegrasi. Melihat perubahan kebutuhan tersebut, Lawgika.co.id menghadirkan konsep virtual office yang tidak hanya menyediakan alamat bisnis, tetapi juga fasilitas penunjang branding dan operasional usaha.

Berlokasi di kawasan premium Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Lawgika menawarkan nilai tambah bagi pelaku usaha yang ingin memiliki citra profesional di pusat bisnis ibu kota. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu area strategis yang menjadi lokasi berbagai perusahaan nasional maupun internasional.

“Lokasi bisnis saat ini bukan hanya soal alamat surat-menyurat, tetapi juga bagian dari branding perusahaan. Banyak klien yang membutuhkan identitas bisnis profesional tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk kantor fisik,” ujar Tommy Liusudarso, salah satu pendiri Lawgika.

Melalui layanan virtual office, pelanggan mendapatkan berbagai fasilitas seperti alamat bisnis premium, meeting room, layanan call handling, hingga studio podcast yang kini menjadi salah satu fasilitas unggulan. Kehadiran studio podcast dinilai menjadi jawaban atas kebutuhan promosi bisnis modern yang semakin mengandalkan konten digital.

Menurut Tommy, saat ini perusahaan tidak hanya membutuhkan tempat bekerja, tetapi juga ruang untuk membangun komunikasi dengan pasar. Podcast dianggap sebagai media yang efektif untuk memperkuat personal branding maupun corporate branding.

“Sekarang banyak pelaku usaha yang ingin membangun kedekatan dengan audiens melalui konten audio dan video. Karena itu kami menghadirkan studio podcast sebagai bagian dari business support, bukan sekadar fasilitas tambahan,” katanya.

Fenomena tersebut sejalan dengan perubahan pola branding bisnis di era digital. Banyak startup, konsultan, hingga content creator yang membutuhkan ruang representatif untuk membuat konten profesional tanpa harus berinvestasi besar membangun studio sendiri. Lawgika melihat peluang tersebut sebagai bagian dari evolusi layanan virtual office.

Selain fasilitas fisik, perusahaan ini juga menghadirkan layanan terintegrasi mulai dari pendirian perusahaan, legalitas usaha, perpajakan, hingga accounting dalam satu ekosistem layanan. Konsep tersebut menjadi pembeda di tengah persaingan bisnis virtual office yang semakin ketat.

Lawgika sendiri memulai perjalanan bisnisnya pada 2022 di Batam dengan fokus pada jasa pendirian perusahaan dan perizinan usaha. Seiring pertumbuhan klien, perusahaan memperluas jaringan ke Tangerang Selatan dan kemudian Jakarta. Pada 2026, Lawgika resmi membuka kantor baru di Mega Kuningan sekaligus memperluas layanan ke sektor business support seperti virtual office, ruang meeting, dan studio podcast.

Co Founder Lawgika Krisna Wu mengatakan, strategi perusahaan untuk menghadapi persaingan adalah dengan terus berinovasi mengikuti kebutuhan pasar. Menurutnya, pelanggan saat ini membutuhkan layanan yang cepat, fleksibel, dan mampu memberikan solusi praktis bagi operasional bisnis.

“Kami ingin menjadi partner strategis bagi pelaku usaha, bukan hanya penyedia layanan administratif. Karena itu kami terus mengembangkan layanan yang relevan dengan kebutuhan bisnis modern,” ujarnya.

Pos terkait