MEDIAAKSI.COM – Langkah ekspansi pasar ekspor komoditas dan produk unggulan daerah kembali membuahkan hasil manis dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang. PT. Culturnesia Internasional Trade bersama rekan bisnis yang tergabung dalam asosiasi Indonesian Export Channel (IEC) berkolaborasi aktif untuk merespons dan memenuhi tingginya permintaan (demand) produk di kawasan Afrika.
Melalui pertemuan bisnis strategis yang berlangsung pada 1 6 Oktober 2026 di Paviliun Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUMPP) Kab. Banjar, Direktur PT. Culturnesia Internasional Trade, Elyanah, S.I.Kom., bersama jajaran pengurus dan anggota asosiasi IEC menyambut langsung kedatangan perwakilan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Johannesburg, Ammar De La Rey.
Dalam pertemuan tersebut, ITPC Johannesburg hadir secara khusus membawa daftar permintaan riil dari buyer potensial asal Afrika.
Pertemuan strategis yang mempertemukan kebutuhan pasar internasional dengan kesiapan pasokan pelaku usaha daerah ini disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Kepala Seksi (Kasi) Perdagangan DKUMPP Kab. Banjar, Mahruji Hariyadi, S.E.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Banjar memberikan apresiasi atas kolaborasi aktif PT. Culturnesia Internasional Trade dan rekan-rekan pengusaha di asosiasi Indonesian Export Channel. Kehadiran ITPC Johannesburg yang secara spesifik membawa demand riil dari buyer Afrika ke Paviliun DKUMPP Kab. Banjar ini adalah peluang emas yang sangat berharga. Kami berkomitmen memberikan pendampingan dan fasilitasi terbaik agar pelaku usaha skala kecil dan menengah mampu naik kelas serta produk UMKM unggulan Kabupaten Banjar bisa memenuhi standar ekspor internasional dan segera menembus pasar Afrika,” kata Mahruji Hariyadi.
Melalui sinergi antara agregator ekspor daerah, jaringan asosiasi nasional, ITPC Johannesburg, dan dukungan penuh DKUMPP Kab. Banjar, PT. Culturnesia Internasional Trade optimistis dapat segera merealisasikan pengiriman komoditas unggulan daerah guna memenuhi permintaan pasar Afrika secara berkelanjutan.






