Mahasiswa IPB Kenalkan Edukasi Emosi Dasar bagi Anak Panti Asuhan Al-Atiqiyyah Kota Bogor

Gambar Gravatar
Kegiatan pengenalan emosi dalam program RUMA (Ruang Aman untuk Emosimu) oleh Mahasiswa IPB University pada anak-anak panti asuhan Al-Atiqiyyah Kota Bogor

MEDIAAKSI.COM – Mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak Sekolah Vokasi IPB University melaksanakan kegiatan edukasi emosi dasar kepada anak-anak di Yayasan Pesantren Al-Atiqiyyah, Kota Bogor, pada Senin, (9//3/2026), di bawah bimbingan Dr. Sofiyanti, S.Kom., M.Kom., sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Dalam kegiatan ini bertujuan membantu mereka mengenali, memahami, dan mengekspresikan emosi secara sehat sejak dini.

Kegiatan ini diikuti anak-anak di Yayasan Pesantren Al-Atiqiyyah, Kota Bogor, sebagai peserta utama yang sebagian besar belum memiliki pemahaman mendalam mengenai pengenalan dan pengelolaan emosi dasar. Oleh karena itu, mahasiswa Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak Sekolah Vokasi IPB University menyelenggarakan program edukasi yang terstruktur pada Senin, 9 Maret 2026.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta, dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai berbagai jenis emosi seperti bahagia, sedih, marah, dan takut. Untuk memudahkan visualisasi, anak-anak diajak menonton video kartun yang menunjukkan ekspresi emosi secara nyata, yang kemudian disambung dengan sesi sharing pengalaman pribadi terkait perasaan yang pernah mereka alami.

Bacaan Lainnya

Setelah seluruh materi disampaikan, dilakukan post-test untuk melihat peningkatan pemahaman mereka, lalu ditutup dengan keceriaan melalui berbagai games interaktif. Seluruh rangkaian pengabdian masyarakat ini diakhiri dengan momen kebersamaan yang hangat melalui buka puasa bersama di lingkungan panti asuhan.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa bertindak sebagai fasilitator dengan menggunakan berbagai metode interaktif, seperti bermain peran, bercerita, diskusi ringan, serta penggunaan media visual. Selain itu, kegiatan juga dilengkapi dengan praktik langsung dan pendampingan agar peserta dapat lebih memahami serta menerapkan pengenalan emosi dalam kehidupan sehari-hari. Metode tersebut dipilih agar anak-anak lebih mudah memahami materi dan dapat terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Suasana kegiatan pun berlangsung menyenangkan dan penuh antusiasme dari para peserta.

Kegiatan ini juga mendapatkan respons positif dari para peserta. Ketua kelompok kegiatan, salah satu mahasiswa Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak Sekolah Vokasi IPB University, menyampaikan, “Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak dapat lebih mengenali dan memahami emosi mereka sendiri sehingga mampu mengekspresikannya dengan cara yang positif dan sehat,” kata Sherindiva, ketua kelompok mahasiswa.

Sementara itu, salah satu peserta kegiatan juga mengungkapkan antusiasmenya, “Aku jadi tahu kalau marah itu boleh, tapi harus disampaikan dengan baik, tidak boleh menyakiti orang lain,” ujar Zio.

Melalui kegiatan edukasi ini, dapat disimpulkan bahwa edukasi emosi dasar yang diberikan mampu memberikan dampak positif bagi anak-anak panti asuhan, khususnya dalam membantu mereka mengenali, memahami, dan mengekspresikan emosi dengan lebih baik. Melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga pengalaman belajar yang bermakna.

Ke depan, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan jangkauan yang lebih luas, sehingga semakin banyak anak yang mendapatkan manfaat dalam pengembangan kecerdasan emosional sejak dini.

Penulis : Sherindiva Hadijah Rahim, Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak Sekolah Vokasi IPB University

Pos terkait