Kurangi Human Error, Telkom AI Connect Latih Otomatisasi Pengembangan Proyek AI melalui CI/CD Pipeline

Gambar Gravatar

MEDIAAKSI.COM – Telkom AI Center of Excellence Makassar sukses menyelenggarakan kegiatan “AI Connect Innovation Lab: Basic CI/CD Pipelines for AI Projects”. Acara yang berlangsung secara luring ini dihadiri oleh 6 tim yang terdiri dari 12 mahasiswa yang sedang mengembangkan IA Project di Telkom AI Center of Excellence Makassar.

Kegiatan ini mengedepankan praktik langsung (hands-on) dalam mengotomatisasi siklus pengembangan proyek kecerdasan buatan (AI). Dalam sesi ini, peserta diajak mengeksplorasi penggunaan GitHub Actions untuk membangun pipeline Continuous Integration & Continuous Deployment (CI/CD) yang efisien.

Sesi “AI Connect Innovation Lab” kali ini menghadirkan narasumber, Muh. Ilyas, yang merupakan tim Telkom AI Connect Makassar. Materi difokuskan pada transisi dari pengembangan AI konvensional menuju otomatisasi proses build, testing, hingga deployment. Ilyas memperkenalkan peserta pada strategi esensial untuk meminimalkan kesalahan manual (human error) saat melakukan pembaruan model atau kode. Melalui sesi hands-on, peserta ditantang untuk langsung menerapkan basic CI/CD pipeline pada proyek AI yang telah mereka kembangkan sebelumnya, memastikan setiap perubahan kode dapat terintegrasi dan di-deploy secara efisien dan aman.

Penguatan kompetensi dalam Machine Learning Operations (MLOps), khususnya CI/CD, dinilai semakin krusial mengingat kompleksitas proyek AI di level industri saat ini. Otomatisasi pipeline tidak hanya mempercepat waktu perilisan (time-to-market), tetapi juga menjaga konsistensi dan skalabilitas model AI saat diimplementasikan ke tahap produksi. Merespons urgensi tersebut, Telkom AI Center of Excellence terus berkomitmen menyediakan wadah pembelajaran lanjutan bagi para AI Enthusiast di Makassar. Melalui penyediaan infrastruktur dan sesi mentorship intensif seperti ini, Telkom berharap talenta digital lokal memiliki fondasi rekayasa perangkat lunak yang kuat untuk membangun solusi AI yang tangguh dan siap pakai di industri.

Salah satu peserta, Shaquille Rashaun Sahl Tamrin, menilai bahwa pendekatan praktik langsung dalam kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang sangat aplikatif. “Materi yang dibawakan kak Ilyas membantu proyek AI yang sedang saya kembangkan. Sebelumnya proses build dan deployment masih dilakukan manual dan rawan human error, tapi setelah memahami CI/CD pipeline dengan GitHub Actions, prosesnya jadi jauh lebih rapi dan efisien. Sesi ini membuka wawasan saya soal pentingnya otomatisasi dalam pengembangan AI yang serius” ujarnya. 

Muh. Ilyas, sebagai Narasumber, juga mengungkapkan harapannya bagi kelanjutan pengembangan produk para peserta dari sesi lab ini. “Harapan terbesar saya, fondasi CI/CD yang kita praktikkan hari ini dapat langsung diimplementasikan dengan baik oleh keenam tim pada proyek AI yang sedang mereka bangun. Dengan menguasai otomatisasi pipeline ini, teman-teman tidak hanya sekadar fokus pada pembuatan model, tetapi juga memastikan bahwa produk AI mereka nantinya scalable, tangguh, dan siap menghadapi standar industri. Kami akan terus memfasilitasi dan mendampingi tim-tim ini agar ide-ide inovatif dari Makassar dapat segera direalisasikan menjadi solusi nyata yang bermanfaat,” ujarnya. 

Melalui AI Connect Innovation Lab ini, Telkom AI Center of Excellence berhasil menghadirkan ruang eskalasi skill yang berbobot. Kegiatan lanjutan diharapkan dapat terus memfasilitasi talenta digital, khususnya di Makassar, agar semakin siap menghadapi standarisasi pengembangan perangkat lunak modern dan kebutuhan industri digital yang dinamis.

Tentang Telkom AI Connect: Telkom AI Connect merupakan bagian dari inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang diinisiasi oleh PT Telkom Indonesia. Program ini menghadirkan pembelajaran, showcase inovasi, dan konsultasi bisnis untuk mendorong adopsi AI serta mempercepat transformasi digital. Telkom AI Connect hadir di sembilan kota di Indonesia dengan komitmen membangun kapabilitas AI yang merata, relevan, dan berkelanjutan.

  • Shaquille Rashaun Sahl Tamrin, Jurusan Teknik Informatika dan Komputer, Universitas Negeri Makassar, Intern Telkom AI Connect Makassar

Pos terkait