MEDIAAKSI.COM – Nasikhin yang merupakan seorang mantan pemulung sukses meraih gelar doktor dalam bidang studi Islam di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang setelah mempertahankan disertasinya dalam ujian promosi terbuka. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk mencapai puncak akademik tertinggi melalui dedikasi kuat dan pemanfaatan jalur beasiswa prestasi.
Sepanjang tahun 2012 hingga 2017, Nasikhin menjalani keseharian menyusuri jalanan pedesaan bersama ibunya untuk mencari barang bekas demi menopang ekonomi keluarga. Di sela aktivitas memulung tersebut, ia mengasah ketajaman literasinya dengan membaca buku-buku bekas kiloan yang dibelikan ibunya sebelum barang tersebut dijual kembali kepada pengepul.
Perjalanan akademiknya di UIN Walisongo Semarang didukung penuh oleh berbagai beasiswa, mulai dari program Bidik Misi saat sarjana hingga Beasiswa Indonesia Bangkit dari Kementerian Agama untuk jenjang doktoral. Selain fokus pada studi, ia juga tercatat sangat produktif dengan menghasilkan 131 publikasi ilmiah dan memiliki belasan artikel yang terindeks Scopus pada level internasional.
Dalam riset doktoralnya, Nasikhin mengangkat tema mengenai literasi Artificial Intelligence (AI) dan implikasinya bagi mahasiswa Pendidikan Agama Islam guna menghadapi tantangan keterampilan abad ke-21. Ia menawarkan model literasi AI yang integratif dengan memasukkan dimensi etika digital Islam agar pemanfaatan teknologi tetap berlandaskan pada nilai-nilai akhlak.
Prestasi Akademik Luar Biasa Nasikhin
Sidang terbuka yang dipimpin oleh Prof Musahadi tersebut mengukuhkan Nasikhin sebagai lulusan doktor ke-409 dari universitas tersebut dengan predikat yang sangat memuaskan. Keberhasilan ini disambut hangat oleh para penguji serta tamu undangan yang hadir dalam prosesi akademik di kampus tersebut.
“Saudara Nasikhin dinyatakan lulus dengan IPK 3,89. Dengan ini, dinyatakan bahwa saudara Nasikhin adalah Doktor ke-409 yang diluluskan oleh UIN Walisongo Semarang,” kata Prof Musahadi di hadapan para penguji dan tamu undangan di kampus UIN Walisongo Semarang, Selasa (9/6/2026).







