MEDIAAKSI.COM – BYD secara resmi membuka masa pra-penjualan untuk Denza D9 model tahun 2026, sebuah terobosan dalam teknologi kendaraan listrik yang dibekali baterai Blade generasi kedua dan fitur pengisian daya super cepat. Inovasi ini memungkinkan pengisian daya baterai dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu lima menit, dan mencapai 97 persen dalam sembilan menit.
Bahkan dalam kondisi cuaca ekstrem seperti suhu dingin, baterai kendaraan ini mampu terisi dari 20 persen hingga 97 persen hanya dalam kurun waktu 12 menit. Peluncuran ini menandai langkah signifikan BYD dalam menjawab kebutuhan mobilitas yang efisien dan tanpa jeda.
Denza D9 2026 hadir dengan enam varian berbeda, menawarkan pilihan antara konfigurasi plug-in hybrid (PHEV) dan kendaraan listrik murni (BEV). Selama periode pra-penjualan, kendaraan Multi-Purpose Vehicle (MPV) listrik ini dibanderol mulai dari 389.800 yuan (sekitar Rp873 juta) hingga 489.800 yuan (sekitar Rp1,1 miliar). Varian PHEV Flash Premium dan EV Flash Premium ditawarkan pada harga 389.800 yuan (sekitar Rp873 juta). Sementara itu, varian Flash Prestige dijual seharga 429.800 yuan (sekitar Rp961 juta), dan varian tertinggi, Flash Flagship, mencapai banderol 489.800 yuan (sekitar Rp1,1 miliar).
Kehadiran Denza D9 2026 dengan teknologi baterai terbarunya tidak hanya menawarkan kecepatan pengisian daya yang luar biasa, tetapi juga memberikan fleksibilitas pilihan bagi konsumen yang mencari kendaraan ramah lingkungan. Dengan spesifikasi yang mengesankan, mobil ini siap bersaing di pasar otomotif global yang semakin kompetitif.
Detail Spesifikasi dan Teknologi Denza D9 2026
Denza D9 2026 dirancang dengan dimensi yang mengesankan untuk sebuah MPV premium, dengan panjang mencapai 5.250 mm, lebar 1.960 mm, dan tinggi 1.900 mm, serta jarak sumbu roda 3.110 mm. Perpaduan dimensi ini menciptakan ruang kabin yang luas dan nyaman bagi penumpang.
Untuk varian PHEV, Denza D9 2026 ditenagai oleh mesin bensin 1.5 liter turbo yang menghasilkan daya 115 kW. Mesin ini dipadukan dengan sistem penggerak yang terdiri dari motor listrik depan bertenaga 200 kW dan motor listrik belakang 45 kW. Sistem penggerak hibrida ini diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 400 km dalam mode listrik murni berdasarkan siklus CLTC, dengan konsumsi bahan bakar sekitar 6,35 liter per 100 km ketika baterai dalam kondisi habis.
Sementara itu, varian BEV sepenuhnya listrik mengandalkan motor listrik depan yang lebih bertenaga, yaitu 340 kW, ditambah motor listrik belakang 70 kW untuk konfigurasi penggerak semua roda. Jarak tempuh untuk varian BEV ini sangat mengesankan, mencapai 750 km hingga 800 km sesuai klaim pabrikan. Jarak tempuh yang panjang ini menjadikan Denza D9 2026 pilihan menarik bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan jauh.
Teknologi canggih tidak hanya terbatas pada sistem penggerak dan baterai. Semua varian Denza D9 2026 dilengkapi dengan sistem bantuan mengemudi cerdas ‘God’s Eye 5.0’ dari Denza. Sistem ini memberikan serangkaian fitur keselamatan dan kenyamanan berkendara yang terintegrasi, meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan. Fitur ini mencakup berbagai sensor dan kamera yang bekerja sama untuk memantau lingkungan sekitar kendaraan dan memberikan peringatan atau intervensi jika diperlukan.
Pengembangan baterai Blade 2.0 merupakan lompatan teknologi yang signifikan, menghadirkan solusi pengisian daya cepat yang belum pernah ada sebelumnya di kelasnya. Kemampuan mengisi daya dalam hitungan menit ini secara fundamental mengubah persepsi tentang kenyamanan menggunakan kendaraan listrik, mengurangi kecemasan jangkauan (range anxiety) yang seringkali menjadi kendala bagi calon pengguna.
Dengan peluncuran Denza D9 2026, BYD kembali menunjukkan komitmennya terhadap inovasi di sektor kendaraan listrik. Kombinasi antara desain premium, performa handal, jarak tempuh impresif, dan teknologi pengisian daya revolusioner menempatkan Denza D9 sebagai pesaing serius di segmen MPV listrik mewah, baik di pasar domestik maupun internasional.







