MEDIAAKSI.COM – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kembali membuka kesempatan emas bagi para insan olahraga untuk meningkatkan jenjang pendidikan melalui Program Beasiswa Bidang Keolahragaan. Program ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Kemenpora dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) guna memberikan beasiswa bagi atlet yang berdedikasi.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menekankan pentingnya program ini sebagai wujud komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan kualitas diri para atlet. “Kami ingin memastikan para atlet terbaik Indonesia punya kesempatan untuk meningkatkan kualitas diri mereka melalui jalur pendidikan,” ujar Erick Thohir melalui akun media sosial resminya.
Program beasiswa ini dirancang khusus untuk atlet aktif, mantan atlet yang memiliki rekam jejak prestasi, serta tenaga keolahragaan. Tujuannya adalah untuk memberikan kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2) dan doktor (S3). Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang memberikan perhatian lebih pada kesejahteraan para atlet setelah masa aktif mereka.
Lebih lanjut, Erick Thohir menjelaskan bahwa penyediaan beasiswa ini merupakan salah satu upaya Kemenpora untuk memastikan para atlet yang telah berjuang mengharumkan nama bangsa mendapatkan kehidupan yang layak. Ia pun mengajak seluruh insan olahraga yang memenuhi kualifikasi untuk segera memanfaatkan kesempatan berharga ini dengan mendaftarkan diri.
Proses dan Periode Pendaftaran
Pendaftaran untuk program beasiswa ini telah dibuka sejak tanggal 2 Januari dan akan ditutup pada 5 Februari 2026 mendatang. Tahapan awal meliputi pembuatan akun di Sitenor, pembaruan data diri, serta pengunggahan dokumen surat pengantar. Selanjutnya, periode pengajuan rekomendasi beasiswa bidang keolahragaan kepada Kemenpora akan berlangsung dari 26 Januari hingga 6 Februari.
Hasil rekomendasi terkait calon penerima beasiswa akan diumumkan oleh Kemenpora pada tanggal 9 Februari. Sebelumnya, Kemenpora telah menginformasikan bahwa alokasi beasiswa bidang keolahragaan yang tersedia adalah untuk 100 orang. Pihak Kemenpora juga terus berupaya agar cakupan beasiswa ini tidak hanya terbatas pada program S2 dan S3, tetapi juga dapat diperluas untuk program Sarjana (S1).
Perubahan kebijakan beasiswa untuk atlet ini telah mendapat persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto, yang menunjukkan tingginya perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan atlet berprestasi yang telah mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.







