MEDIAAKSI.COM – Tim peneliti dari Universitas Brawijaya yang berkolaborasi dengan sejumlah instansi internasional berhasil menemukan empat spesies baru kumbang ambrosia dan kumbang kulit kayu di kawasan hutan UB Forest, Jawa Timur. Penemuan signifikan ini merupakan hasil riset intensif yang dilakukan sejak Oktober 2024 untuk mendalami keragaman hayati hutan tropis Indonesia.
Ketua tim peneliti, Prof. Dr. Hagus Tarno, menjelaskan bahwa proses pengambilan sampel dilakukan pada ranting serta kayu kering yang tersebar di lantai hutan. Kumbang ambrosia yang ditemukan memiliki karakteristik unik karena mampu bersimbiosis dengan jamur di dalam terowongan kayu yang mereka buat.
“Kumbang ambrosia ditemukan pada berbagai jenis kayu, seperti pinus, kopi, sonokembang, Ficus, dan jenis kayu lainnya yang menjadi tempat tumbuh jamur sumber makanannya,” ujar Prof. Hagus dalam keterangan resminya pada Jumat, 26 Juni 2026.
Dalam penelitian ini, tim berhasil mengidentifikasi empat spesies baru, yaitu Crossotarsus gunungapi, Cosmoderes arjuno, Cosmoderes opacus, dan Amasa brawijaya. Penamaan Amasa brawijaya diberikan sebagai bentuk penghormatan terhadap institusi asal peneliti serta warisan sejarah di Indonesia.
Metode Identifikasi Spesies Baru
Untuk memastikan validitas penemuan, tim menggunakan dua pendekatan ilmiah yakni analisis morfologi dan molekuler berbasis DNA. Tim membandingkan karakter fisik spesimen dengan koleksi museum serangga di berbagai dunia serta melakukan ekstraksi genetik.
“Kami membandingkan karakter morfologinya dengan spesies yang telah tersimpan di berbagai museum serangga dunia, selain itu kami juga melakukan analisis DNA untuk memastikan perbedaannya secara genetik,” jelas Prof. Hagus pada Jumat, 26 Juni 2026.
Hasil penelitian ini telah diterbitkan dalam Journal of the Coleopterists Bulletin pada 21 Juni 2026. Kini, spesimen Amasa brawijaya telah disimpan di Museum Zoologicum Bogoriense yang dikelola oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional sebagai referensi ilmiah bagi peneliti di masa depan.







