MEDIAAKSI.COM – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti secara resmi mendorong seluruh lembaga pendidikan di Indonesia untuk memperkuat penerapan metode pembelajaran Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing peserta didik di tingkat dasar hingga menengah.
Penguatan kurikulum berbasis STEM merupakan bagian integral dari kebijakan pendidikan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah ingin memastikan bahwa siswa tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan teoritis, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang relevan dengan perkembangan zaman.
Selain fokus pada sains dan teknologi, kementerian juga menekankan pentingnya keseimbangan dalam pendidikan. Hal ini mencakup pengembangan potensi seni dan olahraga agar siswa memiliki spektrum kemampuan yang luas sesuai dengan minat serta bakat mereka masing-masing.
Penerapan kebijakan ini juga selaras dengan amanat Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003. Dalam regulasi tersebut, diatur bahwa anak-anak dengan kemampuan serta bakat istimewa berhak mendapatkan layanan pendidikan khusus demi mengoptimalkan potensi mereka.
Membangun Ekosistem Pendidikan Berbasis Riset
Mendikdasmen menjelaskan bahwa sekolah berbasis riset menjadi kunci penting dalam menanamkan semangat kreativitas sejak dini. Dengan menumbuhkan budaya meneliti, siswa diharapkan mampu memecahkan masalah kompleks yang mereka hadapi di lingkungan sekitar.
“Bahkan dalam Sekolah Nasional Terintegrasi yang kami kelola, selain STEM kami juga memperkuat pendidikan seni dan olahraga agar siswa memiliki kemampuan yang beragam sesuai dengan potensi masing-masing,” ujar Abdul Mu’ti saat memberikan keterangan di Sidoarjo, Kamis (15/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyoroti pentingnya pendidikan inklusif yang telah diterapkan oleh beberapa lembaga pendidikan swasta di Sidoarjo. Menurutnya, penyediaan sarana dan prasarana bagi anak berkebutuhan khusus harus menjadi contoh yang dapat direplikasi oleh sekolah-sekolah lain di seluruh wilayah Indonesia.
Pemerintah berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada setiap lembaga yang berupaya meningkatkan mutu pendidikan nasional. Kolaborasi antara pemerintah dan organisasi penyelenggara pendidikan dinilai krusial dalam menciptakan ekosistem belajar yang berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.






