MEDIAAKSI.COM – Natasha Shayla, seorang difabel penyandang degeneratif otot, resmi meraih gelar sarjana dari Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung (ITB) pada prosesi wisuda gelombang ketiga tahun akademik 2025/2026 yang berlangsung di Sasana Budaya Ganesha, Bandung, Jumat (28/08/2026).
Keberhasilan mahasiswa pengguna kursi roda ini menuntaskan masa studi selama empat tahun di Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk mencapai prestasi akademik tinggi di perguruan tinggi ternama.
Selama menjalani masa kuliah, Natasha mengakui bahwa dukungan dari lingkungan kampus dan rekan sejawat sangat berperan dalam kelancaran studinya. Ia menekankan pentingnya komunikasi terbuka dalam meminta bantuan saat menghadapi kendala aksesibilitas di area kampus.
Perjalanan akademiknya pun akan segera berlanjut ke jenjang yang lebih tinggi melalui program Fast Track untuk meraih gelar Magister Teknik Sipil di ITB. Menurut Natasha, langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutannya untuk terus mengembangkan potensi diri serta memberikan kontribusi melalui penelitian.
Fokus Penelitian Tentang Aksesibilitas
Ketertarikan Natasha terhadap isu inklusivitas dituangkan secara mendalam dalam tugas akhirnya yang berjudul Analisis Konektivitas dan Aksesibilitas Jalur Pedestrian bagi Penyandang Disabilitas Pengguna Alat Bantu Jalan di Kawasan Kampus ITB Ganesha. Melalui penelitian ini, ia berharap dapat memberikan masukan konkret bagi pihak universitas untuk menyempurnakan fasilitas yang lebih ramah bagi mahasiswa disabilitas.
Pengalaman pribadinya dalam menavigasi gedung kampus, termasuk momen saat rekan-rekannya membantu mengangkat kursi roda di area yang tidak terjangkau lift, menjadi pendorong utama penelitian tersebut. Ia menyatakan bahwa meski fasilitas di beberapa titik sudah memadai, pengembangan berkelanjutan sangat diperlukan agar lingkungan kampus menjadi lebih inklusif bagi semua orang.
Terkait keberanian untuk menempuh pendidikan tinggi bagi penyandang disabilitas, Natasha menyampaikan pesan optimis kepada sesama rekan difabel. Takut itu tidak apa-apa, tapi jangan sampai tidak berani mencoba, karena ketika kita berani mencoba, percayalah akan membuka jalan yang lain, ungkap Natasha pada Jumat (28/08/2026).
Wisuda gelombang ketiga ITB tahun 2025/2026 ini secara keseluruhan meluluskan sebanyak 2.874 orang yang terdiri dari jenjang sarjana, magister, hingga doktor. Pihak kampus berharap para lulusan dapat mengimplementasikan ilmu yang telah diraih untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas sesuai pesan Rektor ITB dalam sambutannya.






