MEDIAAKSI.COM – OpenAI mengumumkan akan menghentikan dukungan untuk beberapa model AI lama mereka, termasuk GPT-4o, GPT-4.1, GPT-4.1 mini, dan o4-mini, pada 13 Februari mendatang. Penghentian ini dilakukan untuk memfokuskan sumber daya pada pengembangan model yang lebih baru dan canggih, terutama seri GPT-5.
Langkah ini disambut dengan beragam reaksi dari pengguna. Sebagian merasa kecewa karena hilangnya model favorit mereka, sementara yang lain memahami perlunya inovasi dalam industri kecerdasan buatan yang bergerak cepat. OpenAI sendiri menyatakan bahwa keputusan ini tidak diambil dengan mudah, namun dianggap perlu demi kemajuan teknologi AI.
Fokus pada Inovasi dan Pengalaman Pengguna
Dalam sebuah blog post, OpenAI menjelaskan alasan di balik keputusan pensiunnya model-model tersebut. “Kami tahu bahwa kehilangan akses ke GPT-4o akan terasa mengecewakan bagi sebagian pengguna, dan kami tidak mengambil keputusan ini dengan ringan,” tulis perusahaan tersebut. “Pensiun model tidak pernah mudah, tetapi ini memungkinkan kami untuk fokus pada peningkatan model yang paling banyak digunakan orang saat ini.”
OpenAI mengklaim bahwa hanya sekitar 0,1% dari total pengguna mereka yang secara rutin menggunakan GPT-4o untuk menjalankan tugas-tugas. Angka ini setara dengan sekitar 800.000 pengguna dari total 800 juta pengguna aktif mingguan, berdasarkan laporan perusahaan tahun 2025..
Perusahaan juga menyoroti potensi risiko dari model yang terlalu “ramah” atau cenderung menyetujui ide pengguna secara berlebihan, yang dikenal sebagai AI sycophancy. Dengan memfokuskan pengembangan pada model terbaru, OpenAI berharap dapat menghindari masalah ini dan memberikan pengalaman AI yang lebih baik dan lebih aman bagi pengguna di masa depan.
Keputusan ini menunjukkan komitmen OpenAI untuk terus berinovasi dan mendorong batas-batas kemampuan AI. Pengguna diharapkan dapat beradaptasi dengan model GPT-5 yang baru, yang diklaim menawarkan peningkatan signifikan dalam kinerja dan fungsionalitas.







