BRI KC DEMAK Perkuat Kesiapsiagaan melalui Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat Bencana Bersama BPBD Kabupaten Demak

MEDIAAKSI.COM  – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Kantor Cabang (KC) Demak terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana dengan menyelenggarakan Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat Bencana pada Kamis (9/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari penerapan Business Continuity Management (BCM) serta dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak.

Pelatihan dan simulasi yang digelar di Demak tersebut diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari pekerja BRI KC Demak dan unit kerja terkait. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesiapan, serta kemampuan pekerja dalam menghadapi berbagai kondisi darurat, khususnya potensi bencana alam yang kerap terjadi di wilayah Demak, seperti banjir dan cuaca ekstrem.

Dalam pelaksanaannya, BPBD Kabupaten Demak memberikan materi terkait mitigasi bencana, pengenalan risiko bencana daerah, prosedur evakuasi yang aman, serta pentingnya koordinasi lintas pihak dalam penanganan situasi darurat. Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti simulasi tanggap darurat secara langsung, mulai dari respons awal saat terjadi bencana hingga langkah-langkah pemulihan operasional perbankan pascabencana.

Pemimpin Cabang BRI KC Demak, Fajrul Haq, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia BRI dalam menghadapi kondisi darurat.

“Pelatihan dan simulasi ini kami lakukan agar seluruh pekerja memahami peran dan tanggung jawabnya saat terjadi situasi darurat. Dengan kesiapsiagaan yang baik, kami berharap operasional BRI tetap berjalan aman dan layanan kepada nasabah tetap optimal,” ujar Fajrul Haq.

Sementara itu, perwakilan BPBD Kabupaten Demak menyampaikan apresiasinya atas inisiatif BRI KC Demak dalam membangun budaya sadar bencana di lingkungan kerja.

“Kami mengapresiasi langkah BRI KC Demak yang secara proaktif melibatkan BPBD dalam pelatihan dan simulasi tanggap darurat. Kesiapsiagaan seperti ini sangat penting, tidak hanya untuk melindungi pekerja, tetapi juga untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan meskipun terjadi bencana,” ungkap perwakilan BPBD Kabupaten Demak.

Melalui kegiatan ini, BRI KC Demak menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), sekaligus memperkuat sinergi dengan pemangku kepentingan daerah. Ke depan, BRI KC Demak akan terus melaksanakan pelatihan dan simulasi secara berkala sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan operasional dan budaya kesiapsiagaan bencana di lingkungan kerja.

Pos terkait