Pratama Arhan Siap Cetak Sejarah, Jadi Lulusan Pertama dengan Ijazah Blockchain di Udinus

Gambar Gravatar
Pratama Arhan
Pesepakbola nasional Pratama Arhan

MEDIAAKSI.COM – Pesepak bola nasional, Pratama Arhan, berpotensi mencatatkan sejarah sebagai lulusan pertama Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang yang menerima ijazah berbasis teknologi blockchain. Rencananya, Arhan akan mengikuti prosesi wisuda pada April 2026, menjadikannya bagian dari generasi perdana kampus tersebut yang mengadopsi sistem ijazah digital terdesentralisasi.

Langkah progresif ini menandai transformasi akademik Udinus yang menggandeng Dubai Blockchain Center, Indonesia Blockchain Center (IBC), dan Sealbound UAE. Penerapan blockchain pada ijazah bukan sekadar inovasi teknis, melainkan sebuah respons strategis terhadap tantangan era digital, khususnya dalam mengantisipasi risiko pemalsuan dokumen akademik. Dengan sistem ini, ijazah tidak hanya berupa dokumen fisik, tetapi juga dilengkapi jejak digital yang transparan, aman, dan sulit dimanipulasi.

Transformasi Akademik Udinus Via Teknologi Blockchain

Inisiatif Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) untuk menerbitkan ijazah berbasis blockchain merupakan langkah monumental yang tidak hanya mengukuhkan posisinya sebagai institusi pendidikan yang inovatif, tetapi juga memberikan solusi konkret terhadap permasalahan keamanan dan keaslian dokumen akademik di era digital. Rektor Udinus, Prof Pulung Nurtantio Andono, menjelaskan bahwa keputusan ini didasari oleh kebutuhan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi terkini serta memberikan jaminan otentisitas kepada para lulusannya.

Bacaan Lainnya

Proses transformasi ini melibatkan kolaborasi strategis dengan sejumlah entitas terkemuka di bidang teknologi blockchain. Kerjasama dengan Dubai Blockchain Center, Indonesia Blockchain Center (IBC), dan Sealbound UAE menjadi fondasi penting dalam implementasi sistem ijazah berbasis teknologi terdistribusi ini. Kehadiran Arhan dalam momen bersejarah ini semakin menyoroti bagaimana dunia olahraga dan akademisi dapat berjalan beriringan, membuktikan bahwa atlet profesional tetap mampu menjaga prestasi akademik di tengah kesibukan karier olahraga mereka.

Prof Pulung menyambut baik pencapaian Arhan, menyatakan kebanggaannya atas kegigihan sang atlet dalam menyelesaikan studi sarjananya di tengah jadwal pertandingan yang padat. “Ini contoh yang sangat positif. Atlet juga harus punya pijakan pendidikan yang kuat,” ujarnya, seraya menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Arhan untuk melanjutkan studi ke jenjang magister di Udinus. Hal ini menegaskan komitmen Udinus untuk terus mendukung pengembangan diri mahasiswanya, baik di bidang profesional maupun akademik.

Lebih lanjut, rektor menekankan bahwa penerapan teknologi blockchain pada ijazah memiliki manfaat yang signifikan. Sistem ini memastikan bahwa setiap ijazah memiliki identitas digital yang unik dan terverifikasi, sehingga sangat sulit untuk dipalsukan. Transparansi yang ditawarkan oleh blockchain juga memungkinkan pihak ketiga, seperti calon pemberi kerja, untuk dengan mudah memverifikasi keabsahan ijazah tanpa perlu proses birokrasi yang panjang. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan terhadap kualifikasi lulusan Udinus di pasar kerja global.

Pratama Arhan sendiri telah menyelesaikan sidang skripsi pada Program Sarjana Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Udinus, pada Rabu (1/4/2026). Ia mengungkapkan rasa lega setelah berhasil mempresentasikan hasil penelitiannya di hadapan tim penguji, meskipun sempat diliputi ketegangan. Arhan dinyatakan lulus dengan persyaratan revisi dan berkomitmen untuk segera menuntaskan perbaikan tersebut agar dapat mengikuti upacara wisuda tahun ini.

Penelitian skripsi Arhan berfokus pada topik yang relevan dengan kiprahnya sebagai brand ambassador, yaitu menganalisis peran brand ambassador, social media marketing, dan brand familiarity dalam meningkatkan penjualan sepatu sepak bola merek Mizuno.

Selama menempuh pendidikan hingga tahap penyusunan skripsi, Arhan mengaku sangat terbantu oleh dukungan dosen pembimbing dan rekan-rekan di Unit Kegiatan Mahasiswa Sepak Bola Udinus. Ia berencana memanfaatkan bekal pendidikan ini untuk langkah selanjutnya, termasuk melanjutkan studi S-2 di jurusan Ilmu Komunikasi dengan beasiswa dari Udinus.

Dosen pembimbing Arhan, Dr Mahmud, mengapresiasi kelancaran sidang skripsi dan kemampuan Arhan dalam memaparkan hasil penelitiannya. Ia menyatakan bahwa meskipun ada beberapa revisi, hal tersebut merupakan bagian dari proses akademik yang wajar. Pihak kampus berkomitmen untuk terus mendampingi Arhan hingga seluruh revisi selesai, memastikan kelancaran proses kelulusannya.

Sumber : Media Indonesia

Pos terkait