MEDIAAKSI.COM – Para astronom telah mengidentifikasi sebuah komet baru, C/2025 R3, yang berpotensi menjadi “Komet Besar” tahun ini karena kemungkinannya untuk dapat diamati tanpa bantuan alat. Komet ini diprediksi akan mencapai jarak terdekatnya dengan Bumi pada 27 April 2025, membuka peluang pengamatan langit yang langka. C/2025 R3 merupakan komet berperiode panjang yang diperkirakan berasal dari Awan Oort, sebuah wilayah terluar dari tata surya. Lintasan orbitnya yang pasti masih dalam perhitungan, namun penemuan serupa di masa lalu menunjukkan komet-komet yang baru terlihat setelah puluhan ribu tahun. Pada 20 April 2025, komet ini akan mencapai titik perihelion, yaitu jarak terdekatnya dengan Matahari, hanya 76,3 juta kilometer. Seminggu kemudian, pada 27 April, jaraknya dengan Bumi hanya 70,8 juta kilometer, jauh lebih dekat dibandingkan jarak Bumi ke Bulan. Tingkat kecerahan komet C/2025 R3 saat mendekati Matahari masih menjadi subjek penelitian. Beberapa astronom memprediksi komet ini hanya akan terlihat melalui teleskop, dengan magnitudo tampak sekitar 8. Namun, perkiraan lain menyebutkan komet ini bisa mencapai magnitudo 2,5, sehingga dapat terlihat dengan mata telanjang. Waktu pengamatan terbaik diperkirakan terjadi sekitar 17 April, mendekati perihelion. Pada saat itu, fase Bulan baru akan membuat langit lebih gelap, memudahkan pengamatan objek redup. Meskipun demikian, saat komet mencapai titik terdekatnya dengan Bumi, posisinya yang dekat dengan Matahari bisa menyulitkan pengamatan. Bagi pengamat di belahan bumi selatan, awal Mei juga menawarkan potensi pengamatan yang baik. Kemungkinan komet ini dapat dilihat dengan mata telanjang sangat bergantung pada fenomena forward scattering. Fenomena ini terjadi ketika komet berada tepat di antara Bumi dan Matahari, yang berpotensi membuat ekor komet memantulkan lebih banyak cahaya Matahari, sehingga meningkatkan kecerahannya. Selain itu, respons komet terhadap peningkatan radiasi Matahari juga akan memengaruhi kecerahannya. Saat komet mendekati Matahari, pelepasan es dan gas dapat memantulkan cahaya Matahari lebih terang ke arah Bumi. Namun, efek pasti dari fenomena ini pada C/2025 R3 masih perlu diamati lebih lanjut. Selama periode perihelion dan lintasannya dekat Bumi, C/2025 R3 diperkirakan berada di rasi bintang Pisces.Potensi Kecerahan dan Waktu Pengamatan
Komet Besar Siap Melintas Dekat Bumi April Mendatang







