MEDIAAKSI.COM – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa jumlah pasien yang menjalani cuci darah di Indonesia saat ini telah mencapai angka 200 ribu orang. Angka ini terus mengalami peningkatan signifikan setiap tahunnya, dengan tambahan sekitar 60 ribu pasien baru.
Data tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan dalam sebuah rapat konsultasi yang membahas isu BPJS Kesehatan PBI nonaktif. Beliau menekankan bahwa pasien cuci darah membutuhkan perawatan intensif, bahkan bisa dilakukan dua hingga tiga kali dalam seminggu. Keterlambatan dalam menjalani prosedur ini berpotensi berakibat fatal dalam jangka waktu relatif singkat.
“Karena isunya mengenai cuci darah, ini adalah jumlah pasien cuci darah di Indonesia. Totalnya ada 200 ribuan, setiap tahunnya bertambah 60 ribu yang baru. Kemudian yang dari tahun sebelumnya ini ada sekitar 120 ribuan, ini jumlahnya 200 ribuan,” ujar Budi Gunadi Sadikin dalam rapat tersebut.
Beliau juga memberikan contoh konkret mengenai pentingnya layanan cuci darah, terutama saat terjadi bencana. Ketersediaan layanan ini menjadi prioritas utama karena risiko kematian yang tinggi jika pasien tidak mendapatkan perawatan tepat waktu.
Perawatan Kritis Pasien Cuci Darah dan Penyakit Lainnya
“Jadi contohnya waktu kemarin kita becana di Aceh, ini layannya ini yang kita fokuskan untuk bisa dikuatkan kembali. Karena kalau sampai dia lewat, 1 minggu, 2 minggu, 3 minggu, itu wafat,” jelas Menteri Kesehatan.
Selain pasien yang membutuhkan hemodialisis atau cuci darah, Menteri Kesehatan juga menyoroti pasien dengan kondisi medis lain yang juga memiliki risiko kematian tinggi apabila pengobatan terhenti. Contohnya adalah penderita penyakit jantung yang harus mengonsumsi obat secara rutin setiap hari. “Ada juga misalnya penyakit jantung. Itu penyakit jantung kita sama-sama tahu harus minum obat setiap hari. Kalau itu diberhentikan, itu juga wafat,” pungkasnya.
Seorang dokter laki-laki berjas putih sedang memeriksa peralatan mesin cuci darah di ruang perawatan rumah sakit. Ruangan terlihat bersih dan steril dengan latar belakang mesin hemodialisis yang modern.







