Tak Semua Herbal Aman untuk Lambung, Ini Tips Pilih Obat yang Tepat untuk Maag dan GERD

sakit lambung
Ilustrasi gangguan lambung

MEDIAAKSI.COM  –  Masalah kesehatan lambung masih menjadi salah satu keluhan yang paling banyak dialami masyarakat Indonesia. Pola makan tidak teratur, konsumsi makanan pedas dan berlemak, stres berkepanjangan, hingga kebiasaan begadang menjadi faktor utama yang memicu gangguan lambung seperti maag, asam lambung naik, hingga gastroesophageal reflux disease (GERD).

Studi di wilayah urban mengungkap bahwa sekitar 9,35 persen responden Indonesia mengalami gejala GERD, yakni gangguan asam lambung yang menyebabkan sensasi panas di dada dan nyeri ulu hati. Bahkan, di beberapa survei regional lainnya, prevalensi gejala GERD dilaporkan mencapai lebih dari 55 persen pada kelompok tertentu, terutama yang memiliki kebiasaan mengonsumsi makanan pedas dan pola makan tak teratur.

Gangguan pada lambung tak bisa dianggap sepele. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat berkembang menjadi penyakit serius dan berdampak pada kualitas hidup. Oleh karena itu, edukasi mengenai perawatan lambung, termasuk pemilihan obat yang aman dan sesuai, menjadi sangat penting.

Bacaan Lainnya

Dalam beberapa tahun terakhir, obat herbal semakin diminati sebagai alternatif pendamping pengobatan konvensional. Meski demikian, tak semua produk herbal aman bagi lambung. Masyarakat perlu lebih cermat dalam memilih obat herbal yang telah teruji, memiliki komposisi jelas, serta terdaftar secara resmi di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Salah satu produk herbal yang diformulasikan khusus untuk membantu meringankan gangguan lambung adalah Axekafit. Produk ini didistribusikan PT. Hollis Media Bariklana dan diformulasikan dari kombinasi bahan herbal pilihan yang secara tradisional dikenal bermanfaat untuk kesehatan sistem pencernaan.

Axekafit mengandung berbagai ekstrak herbal seperti temulawak (Curcuma xanthorrhiza), kunyit (Curcuma domestica), mengkudu (Morinda citrifolia), kayu manis (Cinnamomum burmannii), serta kunir putih (Curcuma zedoaria). Kombinasi bahan tersebut dikenal memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan, serta membantu menjaga keseimbangan fungsi lambung dan organ pencernaan lainnya.

Direktur PT. Hollis Media Bariklana, Akhmad Rois, menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam memilih produk herbal yang tepat, khususnya bagi penderita gangguan lambung.

“Tak semua obat herbal aman untuk lambung. Pada kondisi lambung yang sensitif, masyarakat harus memilih produk herbal dengan formulasi yang tepat, teruji, dan memiliki izin resmi. Axekafit dirancang untuk dikonsumsi setelah makan sehingga lebih ramah bagi lambung,” ujar Akhmad.

Ia menambahkan, salah satu kesalahan yang kerap terjadi adalah anggapan bahwa semua produk herbal pasti aman dikonsumsi bebas. Padahal, tanpa komposisi yang jelas dan dosis yang sesuai, obat herbal justru berisiko memperparah iritasi lambung.

Axekafit sendiri telah terdaftar secara resmi di BPOM dan diproduksi oleh PT. Sejawa Herbal Raharja. Produk ini dikemas dalam bentuk kapsul dan dianjurkan dikonsumsi tiga kali sehari setelah makan sebagai bagian dari upaya menjaga kenyamanan lambung.

Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan produk asli, Axekafit  dapat dibeli melalui berbagai platform marketplace serta jaringan reseller resmi PT. Hollis Media Bariklana yang tersebar di sejumlah daerah. Konsumen diimbau untuk membeli produk hanya melalui saluran resmi guna menghindari produk palsu atau tidak terjamin kualitasnya.

Sebagai bentuk perlindungan konsumen, Axekafit dilengkapi ciri keaslian pada kemasan. Beberapa di antaranya adalah logo pada kemasan yang timbul, adanya logo Bangga Buatan Indonesia dan Berani Jujur Hebat, barcode BPOM yang dapat dipindai, serta hologram berwarna silver pada kemasan. Selain itu, penulisan tanggal kedaluwarsa pada produk asli menggunakan cap, bukan hasil cetak printer.

Akhmad menambahkan, edukasi konsumen merupakan tanggung jawab bersama antara pelaku industri, tenaga kesehatan, dan media.

“Kami ingin masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kesehatan lambung tidak hanya bergantung pada obat, tetapi juga pada gaya hidup. Pola makan teratur, pengelolaan stres, serta pemilihan produk herbal yang aman adalah kunci menjaga kesehatan lambung dalam jangka panjang,” katanya.

Pos terkait